JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi Jalan Tanjung Duren Timur 2 rusak parah sepanjang sekitar 500 meter, dengan puluhan lubang yang memicu kemacetan dan membahayakan pengendara.
Banyak lubang menghadirkan pemandangan kontras di jalan depan Mall Taman Anggrek, Jalan Tanjung Duren Timur 2, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Di satu sisi berdiri megah pusat perbelanjaan dan kompleks apartemen elite yang menjulang tinggi.
Namun di sisi lain, tepat di jalan penghubung antara Jalan Letjen S. Parman dan Jalan Arjuna Utara itu, kondisi infrastruktur justru memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu (11/2/2026) sore, kerusakan terlihat di sejumlah titik sepanjang kurang lebih 500 meter.
Aspal jalan terkikis parah hingga menyisakan lapisan beton kasar yang tidak rata di bagian bawahnya.
Baca juga: Panjang Jalan Rusak di Jaksel Setara Jakarta–Bogor, Ini Data BPS
Setidaknya terdapat enam titik kerusakan berat. Puluhan lubang menganga tersebar di sepanjang jalan, bahkan di satu lokasi terlihat sekitar enam lubang berdempetan.
Kondisi ini memaksa pengendara sepeda motor maupun mobil bermanuver zig-zag untuk menghindari lubang.
Beberapa kendaraan tampak terguncang saat melintasi jalan rusak tersebut. Laju kendaraan pun melambat drastis dan memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk.
Tak hanya itu, debu tebal juga beterbangan akibat aktivitas truk molen yang kerap melintas di ruas jalan tersebut.
Baca juga: Tak Diurus Pemerintah, Taman Teluknaga Dirawat Pemilik Warung Kopi Pakai Ongkos Pribadi
Dikeluhkan Pengendara
Rahman (42), pengemudi ojek online yang setiap hari melintasi jalur tersebut, menyebut kerusakan jalan bukan persoalan baru.
"Kalau sih sebenarnya ini sudah lama. Sudah lama ya, sudah puluhan tahun lah, sudah puluhan tahun bolong-bolong, enggak diurus sama pemerintah jalan di sini," ucap Rahman saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Ia membandingkan kondisi Jalan Tanjung Duren Timur 2 dengan Jalan Letjen S. Parman yang berada tepat di depannya dan telah diaspal menyeluruh.
"Dibetulin cuma yang bolong-bolong aja, terus rusak lagi. Jadi enggak beda sama yang di S. Parman ya. Kalau S. Parman tuh diaspal tuh semuanya full ya," kata Rahman.
Baca juga: Rangkaian Acara Imlek 2026 di Jakarta, Catat Lokasi dan Tanggalnya