Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Ia memastikan PSSI masih terus melakukan koordinasi untuk mendapatkan kepastian mengenai status partisipasi Indonesia.
“Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang,” ujar Sumardji dilansir Kamis (12/2/2026).
Sebelumnya, media Vietnam memberitakan bahwa timnas Indonesia dipastikan tidak dapat berpartisipasi pada Asian Games 2026 karena gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA) telah menyepakati regulasi baru, di mana peserta cabang sepak bola putra Asian Games 2026 hanya diikuti 16 negara yang tampil di Piala Asia U-23 2026.
Menanggapi kabar tersebut, Sumardji mengaku langsung berkoordinasi dengan Departemen Internasional PSSI serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Ia menegaskan bahwa kewenangan utama terkait keikutsertaan Indonesia di ajang multi-event itu berada di bawah KOI.
“Kami akan terus berkoordinasi karena ini memang ranahnya Komite Olimpiade. Kepastiannya nanti akan segera kami update ke teman-teman media,” katanya.
Sumardji juga mengungkapkan bahwa dalam rencana awal, PSSI telah memproyeksikan timnas Indonesia untuk tampil di Asian Games 2026. Bahkan, entry name atau daftar awal pemain sudah dikirim sekitar dua bulan lalu.
“Entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu. Dari awal memang kami ikut Asian Games, maka ketika muncul informasi ini kami harus memastikan kebenarannya,” jelasnya.
Ia mengakui informasi mengenai potensi absennya Indonesia justru pertama kali diketahui dari pemberitaan media. Karena itu, BTN merasa perlu segera melakukan klarifikasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang dapat memengaruhi persiapan tim.
“Sampai tadi saya masih menanyakan kepastiannya seperti apa karena kami juga belum mendapatkan informasi yang benar-benar pasti,” ujar Sumardji.
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi juga menyampaikan bahwa belum ada surat resmi yang diterima PSSI dari pihak berwenang.




