Insiden penembakan pesawat komersil kembali terjadi di wilayah Papua. Pesawat jenis Caravan milik maskapai Smart Aviation (Smart Air) dengan nomor registrasi PK-SNR ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Korowai Batu, Distrik Danau Wage, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Soekarnito, membenarkan peristiwa yang terjadi pada siang hari sekitar pukul 11.00 WIT tersebut. Akibat serangan ini, dua awak pesawat dinyatakan gugur dalam tugas.
"Akibat penembakan tersebut, pilot atas nama Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro tewas. Sementara 13 penumpang lainnya berhasil selamat," ujar Kombes Cahyo.
Baca juga:
Penembakan Smart Air, Polisi Kerahkan Personel ke Bandara Korowai Batu
Kronologi Kejadian
Pesawat perintis tersebut lepas landas dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT dengan tujuan Distrik Danau Wage. Namun, saat pesawat melakukan pendaratan di Bandara Korowai Batu, pesawat diberondong tembakan dari arah hutan di samping area bandara.
Dalam situasi darurat, pilot dan penumpang sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan sekitar. Komunikasi terakhir dari pilot tercatat pada pukul 13.26 WIT, yang melaporkan kondisi darurat akibat gangguan sinyal dan meminta pelacakan lokasi.
Satu menit berselang, tepatnya pukul 13.27 WIT, Polres Boven Digoel menerima informasi valid bahwa pilot dan kopilot telah meninggal dunia akibat serangan tersebut.
Saat ini, Polda Papua telah berkoordinasi dengan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk menerjunkan tim gabungan guna mengevakuasi korban dan melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku penembakan.




