Menag Ungkap Cerita di Balik Kesepakatan Prabowo dan MBS soal Kampung Haji RI

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi memasuki babak baru setelah tercapainya kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). 

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan penting dengan pimpinan Kerajaan Arab Saudi tersebut.

Baca Juga :
Adidaya Institute Nilai Menteri Prabowo jadi Kunci Keberhasilan Atasi Kemiskinan
Mentan Amran Lapor Prabowo, Stok Pangan Stabil Jelang Ramadhan

Dalam pertemuan itu, menurutnya, tercapai kesepahaman terkait realisasi proyek strategis bagi jamaah haji Indonesia. 

"Insya Allah, dalam perjumpaan dengan Raja Saudi Arabia, khususnya MBS, saya ikut mendampingi Presiden. Alhamdulillah terjadi persepakatan," kata Nasaruddin Umar saat acara penyerahan bantuan 100 ton kurma dari Raja Salman di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi landasan dimulainya proses teknis pembangunan Kampung Haji. Saat ini, pemerintah Indonesia disebut tengah melakukan transaksi pengadaan sejumlah lokasi di Mekkah dan Madinah. 

Tak hanya itu, Pemerintah Arab Saudi juga telah membuka peluang bagi warga dan institusi non-Arab untuk memiliki properti di dua kota suci tersebut. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah penting yang membuka jalan bagi realisasi Kampung Haji Indonesia. 

"Alhamdulillah, pemerintah Saudi memberikan ketetapan bahwa non-Arab kini bisa membeli properti di Makkah dan Madinah. Kita mendapat keistimewaan sebagai yang pertama melakukan transaksi pengadaan perkampungan di Saudi Arabia," ujar Nasaruddin. 

Ia menambahkan, proses pembangunan kini terus berjalan. Bahkan, pemerintah Indonesia telah mulai mengakuisisi properti, termasuk hotel yang sudah berdiri. 

"Ya sedang berlangsung. Kita sudah membeli hotel yang sudah jadi. Jadi ini sudah mulai,” ujarnya. 

Rencana Kampung Haji ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia, yang merupakan salah satu kuota terbesar di dunia. 

Pada kesempatan yang sama, Nasaruddin juga menerima bantuan 100 ton kurma dari Raja Salman melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta dan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KS Relief). Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terdampak bencana. 

Kesepakatan Kampung Haji ini menjadi salah satu simbol penguatan hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi di era pemerintahan Presiden Prabowo, sekaligus membuka babak baru diplomasi haji antara kedua negara.

Baca Juga :
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Bakal Diteken Prabowo saat Kunker, Ini Bocorannya
Pemerintah Gelar Indonesia Economic Outlook buat Respons Outlook Negatif Moody's
Raja Salman Beri 100 Ton Kurma Premium untuk Muslim Indonesia Jelang Ramadhan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Punya Alamat, Hanya Harapan: Kisah Ani dan Yanto, Manusia Gerobak Jakarta
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Beredar CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kejar-kejaran ke Kamar Pakai Daster, Pengacara Curigai Hal ini
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
• 15 jam lalusuara.com
thumb
Kisah Pilu Bocah Kendari Tewas Tertabrak saat Berjualan Tisu, Janji Bawa Pulang Beras untuk Dimakan Keluarga
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kenapa Jerman Dorong Pengungsi Suriah Pulang ke Negaranya?
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.