jpnn.com, JAKARTA - Sekjen GibranKu, Pangeran Mangkubumi menyebut isu terkait Gibran yang dianggap tidak lagi masuk ke dalam bursa cawapres mendampingi Presiden Prabowo di kontestasi Pilpres 2029 merupakan wujud dari spekulasi politik yang prematur dan sangat tidak relevan dengan kepentingan bangsa saat ini.
Sebagai seorang akademisi dan juga aktivis muda, Pangeran memandang perlu untuk meluruskan arah diskursus publik agar tetap berpijak pada kepentingan yang lebih besar, yakni keberhasilan pemerintah dan kesejahteraan rakyat.
BACA JUGA: Pangeran: Hentikan Narasi Mengadu Domba Antara Jokowi dan Prabowo
Pangeran meyakini Gibran Rakabuming Raka sedang berikhtiar sebagai pembantu utama Presiden Prabowo.
“Bangsa ini tidak membutuhkan spekulasi politik yang terlalu dini. Yang dibutuhkan hari ini adalah konsolidasi energi, pikiran, dan kerja nyata untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif dan memberi dampak langsung kepada rakyat. Itu yang kami yakini sedang dilakukan oleh Mas Gibran sebagai pembantu utama presiden“ tegas Pangeran Mangkubumi dalam keterangan tertulis pada Kamis (12/2/2026).
BACA JUGA: Pangeran Mangkubumi: Kebebasan Berdemokrasi Harus Sesuai Hukum
Menurut Pangeran, Gibran akan tetap fokus bekerja dan menjaga komitmennya dalam mendukung agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
“Kita tidak boleh terjebak dalam pembahasan posisi dan konfigurasi politik yang waktunya belum tiba. Hari ini Mas Gibran sangat fokus untuk memastikan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo. Keberhasilan itulah yang akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan Indonesia sebagaimana yang dicita-citakan Bapak Presiden,” tambah Pangeran.
BACA JUGA: Saran dari Hensa untuk Prabowo jika Gibran Berambisi jadi Capres 2034
Oleh karena itu, Pangeran mengajak seluruh elemen bangsa, partai politik, relawan, akademisi, tokoh masyarakat, hingga generasi muda untuk menjaga ruang publik tetap konstruktif.
Bagi Pangeran biarlah perdebatan politik berjalan pada waktunya. Namun, dia yang meyakini bahwa kepentingan bangsa hari ini adalah tentang memastikan setiap program pemerintah berbuah hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Karena pada akhirnya, legitimasi kepemimpinan tidak ditentukan oleh isu, melainkan oleh capaian.?Dan masa depan Indonesia tidak dibangun oleh rumor, melainkan oleh kerja nyata” ucap Pangeran.(fri/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : Friederich Batari



