Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui bahwa jumlah Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Bina Marga masih kurang untuk menangani jalan berlubang di seluruh wilayah ibu kota.
“Bina Marga sekarang ini hanya mempunyai kurang lebih 750 PJLP dan sangat kurang. Kalau kemudian dibagi untuk lima kota dan satu kabupaten, sangat kurang sekali,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Barat, seperti dilansir dari Antara, Kamis, 12 Februari 2026.
Untuk itu, Pramono menyetujui agar PJLP Dinas Bina Marga ditambah untuk membantu menangani jalan berlubang Jakarta.
Terkait jumlah anggota baru yang dibutuhkan, Pramono mengatakan hal itu sedang dalam tahap perhitungan oleh pihak Dinas Bina Marga.
- Wahana Honda
Nantinya, pihak Dinas Bina Marga yang akan menentukan bersama Asisten Pembangunan dan Sekretaris Daerah (Sekda).
"Untuk PJLP jumlahnya berapa nanti akan diputuskan, tetapi memang dalam rapat saya sudah menyetujui untuk penambahan PJLP Bina Marga,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menambal sebanyak 1.725 titik jalan rusak di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) pada periode awal 2026.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinar Wenny mengatakan perbaikan jalan tersebut dilakukan dalam dua tahap, yaitu mulai 1 Januari hingga 2 Februari 2026.
"Tahap pertama, tepatnya tanggal 1-26 Januari 2026 sebanyak 1.296 titik yang sudah ditangani. Perbaikan jalan selanjutnya kami tanggal 27 Januari hingga 2 Februari 2026 sebanyak 429 titik telah diperbaiki," kata Wenny.
Sampai dengan saat ini, kata dia, perbaikan jalan rusak terus dilakukan secara bertahap, sesuai dengan laporan serta peninjauan petugas.
"Dinas Bina Marga meminta maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan di jalan. Kami terus memantau dan memperbaiki segera kerusakan jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan," ucap Wenny.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F02%2F12%2F180ce64587d2d584f577ed5f1696220f-MTT02811.jpg)


