Menag: Indonesia Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Syariah Global

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia seiring besarnya populasi Muslim, stabilitas nasional, serta kekayaan sumber daya yang dimiliki. 

Optimisme tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Metro TV Sharia Economic Forum: Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribrata Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026 yang menyoroti penguatan peran Indonesia dalam ekonomi syariah di tingkat global.
 

Baca Juga :

Punya Peluang Besar, Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Menurut Nasaruddin, sekitar seperlima populasi Muslim dunia berada di Indonesia, sehingga memberikan fondasi pasar sekaligus produksi yang kuat bagi pengembangan ekonomi syariah. Selain itu, kondisi politik yang stabil dan potensi sumber daya alam dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia untuk melangkah lebih jauh dari sekadar memenuhi pasar domestik.

Ia menekankan, berbagai capaian ekonomi syariah nasional selama ini masih berfokus pada penggarapan pasar dalam negeri. Padahal, peluang ekspansi ke pasar internasional terbuka lebar, terutama melalui industri fesyen muslim, kosmetik halal, hingga produk farmasi berbasis halal yang telah mulai dikenal di sejumlah pusat perdagangan global.

“Kalau produk kita diimbangi dengan kualitasnya, daya tahannya, maka saya kira Indonesia itu akan menjadi episentrum perekonomian syariah modern,” ujar Nasaruddin.


Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.

Peningkatan kualitas produk ekspor menjadi tantangan utama

Meski demikian, peningkatan kualitas produk ekspor menjadi tantangan utama yang harus segera dijawab. Nasaruddin menilai sentuhan estetika produk Indonesia telah mendapat apresiasi di berbagai negara, namun standar mutu dan daya saing global masih perlu diperkuat agar mampu menembus pasar internasional secara berkelanjutan.

Penguatan kualitas tersebut, lanjutnya, perlu dibarengi sinergi antara kalangan akademisi, pelaku industri, serta pemangku kebijakan agar transformasi ekonomi syariah tidak berhenti pada potensi, melainkan berujung pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

Dengan dukungan ekosistem yang dinilai semakin matang, Indonesia dipandang memiliki momentum strategis untuk bertransformasi dari pasar besar ekonomi syariah menjadi pemain utama di tingkat global. 

(Muhammad Adyatma Damardjati)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
H-6 Ramadhan 2026: Niat Puasa Harus Dilafalkan atau Cukup di Dalam Hati?
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Teddy Pardiyana Membantah Embat Aset Rp 5 Miliar Rizky Febian, Kini Tantang Anak Sule: Silakan Buktikan
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Ada Rekonstruksi, Jasa Marga Tutup Gerbang Tol Kalitama 6 Arah Jakarta Hingga Jumat
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Astra Credit (ACC) Catat Piutang Pembiayaan Rp40 Triliun Akhir 2025, Didominasi Mobil Baru
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.