JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Perkembangan terkini menunjukkan tren penurunan debit air di sejumlah wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan beberapa titik genangan telah surut. Sementara itu, sebagian wilayah lainnya masih tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi dan berangsur menurun.
Secara rinci, di Kecamatan Boja kondisi air telah surut. Di Kecamatan Kaliwungu Selatan, Desa Kedungsuren dan Desa Darupono masih terdapat genangan setinggi 10–20 sentimeter, namun dilaporkan mulai surut.
Di Kecamatan Ngampel, Desa Rejosari terpantau tergenang dengan ketinggian air 10–80 sentimeter dan mulai berangsur surut. Desa Ngampel Kulon masih tergenang 10–80 sentimeter, sedangkan Desa Ngampel Wetan 30–100 sentimeter. Desa Sudipayung mencatat genangan 10–20 sentimeter.




