PSSI mengonfirmasi absennya Timnas U-23 dalam Asian Games 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang. Dalam keterangan resmi yang diterima dari PSSI, mereka menjelaskan bahwa partisipasi di Asian Games 2026 terbatas untuk negara-negara yang berhasil lolos ke Piala Asia U-23 2026. Dengan kegagalan Timnas U-23 dalam kualifikasi, mereka tidak dapat mengikuti kompetisi tersebut.
Alasan absennya Timnas U-23 di Asian Games ini adalah hasil tidak memuaskan di babak kualifikasi Piala Asia U-23 yang digelar pada tahun lalu di Sidoarjo. Tim yang dilatih oleh Gerald Vanenburg hanya meraih satu kemenangan, yang didapatkan ketika menghadapi Makau, sementara melawan Laos hasilnya imbang dan kalah dari Korea Selatan.
Selain itu, format baru kualifikasi yang diterapkan oleh AFC dan OCA turut berkontribusi pada absennya Timnas U-23. Format yang baru ini menentukan bahwa hanya tim-tim yang berhasil lolos ke Piala Asia U-23 yang berhak untuk berkompetisi di Asian Games.
Peran KOI dalam Keputusan PSSIKetua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa KOI menjadi ujung tombak dalam memperjuangkan nasib kontingen sepak bola Indonesia di kancah internasional. Diskusi yang dilakukan antara PSSI dan KOI menunjukkan adanya koordinasi yang baik dalam menghadapi isu ini.
Sumardji menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan KOI untuk mencari kejelasan mengenai status Timnas U-23.
Sayangnya, hingga saat ini PSSI belum menerima surat resmi dari KOI mengenai keputusan absensi Timnas.
"Sampai saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang. Kami masih terus berkoordinasi karena ini ranahnya Komite Olimpiade Indonesia. Nanti kalau sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan ke teman-teman media," ujar Sumardji di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (11/2).
Hal ini menjadi kendala dalam merencanakan langkah ke depan untuk pembinaan dan persiapan tim. PSSI mengharapkan adanya komunikasi dan pemberitahuan yang jelas dari KOI terkait keputusan ini agar dapat mempersiapkan tim dengan lebih baik di masa mendatang.
Kinerja Timnas U-23 di Kualifikasi Piala AsiaKualifikasi Piala Asia U-23 2026 berlangsung di Sidoarjo, di mana Timnas U-23 tergabung dalam Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Hasil yang diperoleh Timnas di babak kualifikasi ini sangat mengecewakan, dengan hanya meraih satu kemenangan melawan Makau. Di pertandingan lainnya, mereka mengalami hasil imbang melawan Laos dan kalah dari Korea Selatan.
Posisi akhir Timnas U-23 di Grup J membuat mereka gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23. Banyak yang menyayangkan penampilan Timnas yang dianggap tidak sejalan dengan harapan para penggemar. Faktor kesalahan dalam strategi permainan dan kepemimpinan di lapangan menjadi sorotan dalam evaluasi kinerja tim.
Pakar sepak bola dan pengamat mengamati bahwa kurangnya pengalaman serta kurang baiknya penguasaan taktik dalam setiap pertandingan menyebabkan Timnas U-23 tidak mampu memaksimalkan potensi yang ada.





