Jasa Marga mengimbau masyarakat yang mudik Lebaran tahun ini untuk mengantisipasi berangkat di jam-jam favorit, yakni pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Hal itu guna menghindari kepadatan di jalan tol.
"Ini kami imbau kepada masyarakat untuk bisa menghindari waktu puncak tersebut dan juga waktu favorit biasanya dari jam 07.00 sampai 10.00 pagi, ini khusus untuk di jalan tol ya," Corporate Communication & Community Development Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, usai kegiatan Mudik Roundtable 2026 di Kantor Google Jakarta bersama Google Indonesia dan Korlantas Polri, Kamis (12/2).
Lisye juga mengimbau pemudik untuk merencanakan dengan matang rute perjalanan dan waktunya.
"Ini bisa merencanakan rute perjalanannya dan waktunya juga ya supaya menghindari bersamaan menumpuk di satu waktu," ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui aplikasi Travoy yang terintegrasi dengan Google Maps, masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak sebelum berangkat. Pemudik bisa mengecek asal dan tujuan perjalanan, tarif tol, gerbang tol yang dilalui, hingga estimasi durasi perjalanan.
“Jadi nanti bisa melalui aplikasi Travoy yang juga di dalamnya kami bekerja sama melalui petanya di Google Maps ini, tentunya dengan tambahan-tambahan informasi yang memang kami miliki, didapatkan dari lebih dari 3.500 CCTV, juga ada radar dan beberapa teknologi informasi lainnya,” jelas Lisye.
Sementara itu, Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian menyebutkan pergerakan masyarakat pada mudik tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.
"Kalau pergerakan manusia kan berdasarkan survei itu kurang lebih sekitar 146 juta ya untuk tahun yang lalu. Nah pertimbangan kemarin sedang dimatangkan kembali oleh dari pihak Kemenhub, itu juga pergerakannya sedang dihitung. Akan tetapi tidak jauh dari situ," kata dia.
Menurut Renaldi, pergerakan diperkirakan tetap tinggi karena libur yang diberikan pemerintah cukup panjang.





