Niat Hati Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisarua, Dedi Mulyadi Justru Banjir Kritikan, Gubernur Jabar Singgung Soal Pemimpin

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDDedi Mulyadi diketahui sempat bantu evakuasi korban longsor Cisarua. Gubernur Jabar justru banjir kritikan sampai singgung soal pemimpin.

Sosok Dedi Mulyadi selama ini memang tak pernah sepi dari perbincangan publik. Hal itu dikarenakan Gubernur Jabar sering membuat gebrakan baru di dalam kepemimpinannya.

Bantu evakuasi korban longsor Cisarua, Dedi Mulyadi justru banjir kritikan. Gubernur Jabar mendadak singgung soal pemimpin.

Ia mengungkapkan bahwa langkah yang diambilnya sempat menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut bukanlah kewajiban seorang pemimpin, melainkan menjadi tanggung jawab relawan atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut dia, kritik dari masyarakat itu merupakan bentuk pengawasan dalam sistem demokrasi yang patut diapresiasi.

"Saya mengucapkan terima kasih pada anak muda yang mengkritik saya,"

"Bahwa gubernur enggak usah ikut narik atau ngangkat korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Karena itu bukan tugas gubernur, itu tugas relawan atau BPBD," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kehadiran seorang pemimpin di lokasi bencana tidak semata-mata berkaitan dengan urusan teknis di lapangan.

Menurutnya, keberadaan pemimpin di tengah situasi darurat menjadi simbol bahwa negara hadir, sekaligus memberikan dukungan moral dan motivasi bagi relawan serta masyarakat terdampak. Ia bahkan menyatakan bahwa sosok pemimpin yang datang langsung ke lokasi dapat menjadi penyemangat tersendiri bagi banyak orang.

"Saya sampaikan, kadang kehadiran pemimpin di tengah mereka itu membawa spirit bagi mereka,"

"Mereka cukup bahagia ketika saya hadir di sampingnya," katanya.

 

Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi turut mendapat sorotan terkait penyaluran bantuan sebesar Rp10 juta bagi warga terdampak longsor. Dikutip dari TribunJabar.id, sejumlah korban mengaku dana Rp10 juta per kepala keluarga (KK) belum mereka terima.

Komitmen pemberian bantuan itu disampaikan saat ia mengunjungi lokasi bencana dan terlibat dalam proses evakuasi korban pada Sabtu (24/1/2026). Setelah pernyataan tersebut disampaikan, realisasinya pun mulai dipertanyakan oleh masyarakat.

Menanggapi hal itu, ia menegaskan bahwa bantuan Rp10 juta sudah disalurkan kepada 34 kepala keluarga yang terkena dampak langsung.

"Seluruh bantuan itu sudah diberikan kepada 34 kepala keluarga,"

"Penyalurannya dilakukan segera setelah peristiwa terjadi," ujar Dedi Mulyadi, Jumat (30/1/2026).

"Kalau masih ada yang merasa informasinya belum lengkap, silakan dicek tayangannya. Inilah manfaatnya, ketika gubernur juga menggunakan kanal konten, seluruh peristiwa bisa disajikan secara utuh dan terbuka," pungkasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandara di Boven Digoel Ditutup Usai Pilot-Kopilot Smart Air Ditembak Mati KKB
• 10 jam laludetik.com
thumb
Foto: PBB Mulai Bersihkan Gunungan Sampah Raksasa yang Timbun di Gaza
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gamifikasi AI Dorong Cara Belajar Lebih Adaptif dan Berdampak
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Jejak Ibu hingga Tekad ke Kokpit: Kisah Qorinna Tembus Sekolah Penerbang TNI AU
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Transaksi Game Rp 6,4 Miliar Per Hari, Siapa yang Menikmati?
• 14 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.