Punya DNA Mental Juara Persib, Persebaya, dan PSM! Persis Solo Wajib Kalahkan Madura United

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SOLO — Stadion Manahan kembali menjadi panggung ujian mental. Jumat (13/2) pukul 15.30 WIB, Persis Solo menjamu Madura United pada pekan ke-21 Super League. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tapi tentang karakter.

Persis sedang terseok. Dari tiga laga terakhir, Laskar Sambernyawa hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan. Madura United bahkan lebih suram: empat kali kalah dan sekali imbang dalam lima pertandingan terakhir.

Dua tim sama-sama lapar. Sama-sama tertekan. Dan sama-sama butuh momentum kebangkitan.

Duel Bek Tangguh di Manahan

Sorotan mengarah ke lini belakang. Persis Solo kini memiliki tembok baru bernama Luka Dumancic. Bek 27 tahun itu langsung dipercaya menjadi starter dalam dua laga berat melawan Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta.

Meski belum berbuah kemenangan, kontribusinya tak bisa diabaikan.

Saat melawan PSIM, Dumancic mencatat delapan sapuan, tiga blok, dan tiga intersep menurut data I League. Ketika menghadapi Persib Bandung, ia kembali tampil solid dengan lima sapuan dan lima intersep.

Tenang. Lugas. Disiplin membaca arah serangan lawan.

Ia membawa karakter yang selama ini identik dengan tim-tim bermental juara seperti Persib, Persebaya, hingga PSM—tangguh di bawah tekanan dan tak mudah panik.

Namun sepak bola tak berhenti di pertahanan.

Di kubu tamu, Madura United juga memiliki sosok penting: Jorge Mendonca. Bek asal Brasil berusia 30 tahun itu telah tampil 16 kali musim ini dan mencetak dua gol.

Saat Madura kalah dari Persijap Jepara, Mendonca tetap menjadi figur paling stabil. Ia mencatat delapan sapuan, empat intersep, dan dua tekel. Bahkan ketika timnya harus bermain dengan 10 orang usai kartu merah Lulinha di menit 90+2, lini belakang tetap mampu membatasi kebobolan hanya satu gol.

Artinya, duel ini bisa saja ditentukan oleh siapa yang lebih sabar dan klinis.

Persis Harus Naik Level

Persis Solo punya modal: bermain di kandang sendiri. Manahan selalu menghadirkan energi berbeda. Tapi energi saja tak cukup.

Jika ingin benar-benar menunjukkan “DNA mental juara” seperti yang pernah mereka perlihatkan saat merepotkan tim-tim besar, Laskar Sambernyawa harus lebih tajam di depan dan lebih disiplin di transisi.

Madura datang dalam kondisi tertekan. Itu bisa menjadi celah. Tapi juga bisa menjadi motivasi berlipat.

Laga ini seperti cermin. Siapa yang benar-benar siap bangkit?

Apakah Dumancic akan kembali jadi tembok kokoh? Atau justru Mendonca yang membuat lini depan Persis frustrasi?

Satu hal pasti: Persis Solo tak punya banyak ruang untuk gagal lagi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelabuhan Tanjung Carat Diharapkan Tingkatkan Ekspor dan Turunkan Biaya Logistik
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kejurnas Perdana PERBATI Jadi Pintu Menuju Olimpiade 2028
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Jaksa Soroti Sosok "Bro" Pembuat Konten Pesanan Marcella Santoso yang Belum Terungkap
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Dokter: Skincare Bantu Jaga Hidrasi Kulit Selama Puasa
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bahlil Ajukan Program Hilirisasi Baru ke Prabowo Guna Tekan Impor dan Dongkrak Industri Nasional
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.