Lebaran 2026: Tiket Kereta hingga Pesawat Diskon, Ini Rinciannya

celebesmedia.id
4 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Malassar - Pemerintah menyiapkan insentif ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada libur Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp911,16 miliar.

“Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip dari ANTARA, Kamis (12/2), 

Kebijakan ini mencakup moda kereta api, angkutan laut, penyeberangan, dan transportasi udara dengan periode dan target penumpang berbeda.

Untuk kereta api, pemerintah memberikan diskon 30 persen dari harga tiket yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Program ini berlaku pada 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

Pada angkutan laut, diskon 30 persen dari tarif dasar tiket diberikan melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero). Periode berlaku 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.

Sementara itu, tiket penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendapat diskon 100 persen untuk komponen jasa kepelabuhanan. Kebijakan berlaku 12–31 Maret 2026 dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Untuk angkutan udara, pemerintah menyiapkan potongan tarif 17–18 persen bagi kelas ekonomi domestik selama 14–29 Maret 2026. Targetnya mencapai 3,3 juta penumpang.

Airlangga menegaskan, stimulus ini melanjutkan kebijakan serupa pada periode HBN sebelumnya yang terbukti mendorong mobilitas dan ekonomi nasional.

Pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, mobilitas dan sektor pariwisata meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi kuartal IV mencapai 5,39 persen.

Mobilitas Lebaran 2025 tercatat 154,62 juta orang, sedangkan periode Nataru mencapai 110,43 juta orang.

Realisasi pemanfaatan diskon Lebaran 2025 meliputi 3,15 juta penumpang pesawat, 3,58 juta penumpang kereta api, 797,99 ribu penumpang kapal laut, serta 518,21 ribu penumpang dan 1,1 juta kendaraan pada angkutan penyeberangan.

Insentif tersebut juga berdampak pada kunjungan wisatawan. Wisatawan mancanegara tercatat 1,41 juta orang dan wisatawan nusantara 105,98 juta orang.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025 terjaga di level 5,11 persen (year-on-year/yoy).



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Pramono: Kami Persilakan Audit Tanpa Batasan
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Arsenal Siap Juara, Mikel Arteta Akui Sudah Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Indonesia Has Opportunity to Become Global Leader in Islamic Economy: Media Group CEO
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pelanggaran di Jalur Sepeda Jakarta Masih Marak, Penegakan Hukum Dinilai Lemah
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Jenazah Pilot Smart Air Bakal Dibawa ke Jakarta Hari Ini
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.