FASILITAS pengolahan nilam di Desa Bonelemo, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi diserahkan kepada Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat, Kamis (12/2).
Fasilitas yang mencakup gudang bahan baku, area penjemuran, dan satu unit ketel penyulingan ini akan dioperasikan sepenuhnya oleh koperasi yang beranggotakan petani dari sejumlah desa sekitar.
Serah terima menandai rampungnya tahap pertama program pengembangan nilam yang dimulai sejak 2023.
Selama dua tahun terakhir, petani binaan mendapat pendampingan budidaya melalui metode Good Agricultural Practice (GAP), sementara pengurus koperasi dilatih mengelola organisasi, keuangan, dan perencanaan usaha.
Kepala Teknik Tambang PT Masmindo Dwi Area (MDA), Mustafa Ibrahim, mengatakan fasilitas ini bukan sekadar hibah aset, tetapi bagian dari ekosistem usaha yang telah disiapkan dari hulu ke hilir.
“Petani telah dibina, koperasi diperkuat, dan hasil olahan nilam sudah memiliki pembeli serta akses pasar yang jelas. Rantai usaha ini tidak terputus,” ujarnya.
Kepala Desa Bonelemo, Baso, membenarkan bahwa pendekatan program ini berbeda dari bantuan fisik sebelumnya.
“Dulu fasilitas datang, tapi pengelolaan tidak jelas. Sekarang koperasi sudah siap, petani terlatih, dan pasar sudah ada. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi menjalankan usaha,” katanya.
Fasilitas pengolahan ini akan memproduksi minyak nilam dari bahan baku yang dihasilkan petani setempat.
Selama ini, petani hanya menjual daun nilam kering ke luar daerah dengan harga rendah. Dengan pengolahan sendiri, nilai tambah diharapkan tinggal di desa.
Program Tahap I (2023–2025) difokuskan pada pembentukan koperasi, pendampingan budidaya, dan pembangunan fasilitas.
Tahap II yang direncanakan mulai 2026 akan diarahkan pada penguatan usaha koperasi, pelatihan lanjutan, serta pengembangan pembibitan nilam unggul dan demplot percontohan.
Saat ini, Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat telah memiliki legalitas formal dan dikelola oleh perwakilan petani dari desa-desa di sekitar wilayah program. Operasional fasilitas penyulingan akan mulai berjalan dalam waktu dekat. (LN/E-4)





