Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan skema keberangkatan jemaah umrah melalui asrama haji.
Menurutnya, kebijakan tersebut arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Advertisement
“Presiden meminta kita supaya bisa mendukung ekosistem ekonomi haji ini untuk memperkuat nasional flight kita. Bagaimana caranya? Akhirnya kami sekarang sedang merancang supaya jemaah umrah nanti berangkat dari asrama haji,” kata Dahnil dalam konferensi rapat Baleg DPR, Kamis (12/2/2025).
Dia menyebut, dengan adanya skema tersebut maka jemaah akan menyelesaikan seluruh proses sebelum terbang, mulai dari check in hingga tahapan akhir, langsung di asrama haji, sehingga antrean panjang di bandara diharapkan bisa dihindari.
“Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan. Misalnya jemaah umrah nanti check in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji. Jadi tidak ada penumpukan di bandara, mereka ke sana langsung berangkat, langsung boarding,” ujarnya.
Selain itu, Dahnil kebijakan ini juga menjadi upaya optimalisasi asrama haji yang selama ini dinilai belum maksimal. Mengingat, banyak asrama haji memiliki lahan luas namun belum dikelola maksimal.
“Asrama haji yang rata-rata luasnya itu misalnya di Medan 14 hektar, di Pondok Gede 15 hektar. Rata-rata asrama haji itu besarannya paling kecil di provinsi, misalnya di daerah timur, sekitar 4 hektar. Tapi pemberdayaannya itu tidak maksimal,” ungkapnya.




