Bangkok (ANTARA) - Insiden penembakan di sebuah sekolah di Provinsi Songkhla, Thailand selatan, pada Rabu (11/2) menewaskan sang kepala sekolah, menurut pemberitahuan yang dirilis pihak sekolah pada Kamis (12/2).
Kepolisian Kerajaan Thailand menyatakan melalui media sosial pada Kamis bahwa serangan tersebut menyebabkan seorang kepala sekolah tewas dan dua siswa terluka.
Tersangka, warga lokal berjenis kelamin pria yang usianya baru 17 tahun, telah diamankan. Dia menjalankan aksinya menggunakan senapan yang dicuri dari polisi, menurut kepolisian.
Pernyataan sebelumnya dari kantor hubungan masyarakat Provinsi Songkhla mengindikasikan bahwa seorang pria bersenjata api menerobos masuk ke sebuah sekolah di Distrik Hat Yai, melakukan penembakan, serta menyandera sejumlah guru dan siswa.
Kepolisian Kerajaan Thailand menyatakan melalui media sosial pada Kamis bahwa serangan tersebut menyebabkan seorang kepala sekolah tewas dan dua siswa terluka.
Tersangka, warga lokal berjenis kelamin pria yang usianya baru 17 tahun, telah diamankan. Dia menjalankan aksinya menggunakan senapan yang dicuri dari polisi, menurut kepolisian.
Pernyataan sebelumnya dari kantor hubungan masyarakat Provinsi Songkhla mengindikasikan bahwa seorang pria bersenjata api menerobos masuk ke sebuah sekolah di Distrik Hat Yai, melakukan penembakan, serta menyandera sejumlah guru dan siswa.





