Sejumlah kapal nelayan menumpuk di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (9/2). Berdasarkan pantauan Katadata.co.id di lokasi, kapal-kapal tersebut nampak saling berdempetan saat bersandar hingga memenuhi area dermaga.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif menjelaskan penyebab kepadatan kapal tersebut yakni karena kondisi cuaca buruk yang membuat kapal tidak melaut hingga menumpuk dan melebihi kapasitas kolam.
Penumpukan kapal yang terjadi di Pelabuhan Muara Angke, tentunya dapat menghambat pergerakan kapal, aktivitas bongkar muat hingga mengganggu keselamatan pelayaran.
Dalam upaya mengatasi hal tersebut, KKP dan pemerintah daerah akan merelokasi sebanyak 365 kapal serta menertibkan kapal rusak dan mangkrak yang masih berada di area pelabuhan untuk membuka alur pelayaran.
Selain itu juga diperlukannya perbaikan sistem pengaturan arus keluar masuk dan tambat labuh kapal agar penataan berjalan secara terstruktur sehingga aktivitas pelabuhan perikanan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Adapun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan memperluas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, dari kapasitas awal yang hanya bisa menampung 500 kapal menjadi 600 kapal.




