Sempat Diragukan, Presiden Prabowo: MBG Adalah Investasi Masa Depan Bangsa

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menuturkan jika awal peluncuran kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lepas dari kritik dan cibiran. Hal tersebut, ia ungkapkan saat acara peresmian 1.072 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026 hari ini.

Kendati demikian, ia dengan tegas mengatakan jika program MBG merupakan langkah strategis negara untuk memperkuat fondasi generasi mendatang.

“Waktu saya meluncurkan program ini, saya diejek, saya dijelek-jelekkan, saya dituduh macam-macam,” ujarnya.

Menurutnya, program MBG ini bukan kebijakan yang berdiri sendiri tanpa referensi. Berbagai negara, baik maju maupun berkembang, telah lebih dahulu menjalankannya sebagai bagian dari kebijakan perlindungan sosial.

“Negara-negara maju, negara-negara demokratis, pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyadari kebijakan MBG mungkin dianggap tidak mendesak oleh kalangan yang telah berkecukupan secara ekonomi. Namun ia menegaskan, MBG ditujukan bagi mayoritas rakyat yang masih membutuhkan dukungan negara.

“Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada. Tetapi sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan kritik yang datang dari sebagian kalangan terdidik. Bahkan, menurutnya, ada yang meramalkan program ini akan gagal dan hanya memboroskan anggaran.

“Mereka meramalkan proyek ini pasti gagal. Program ini menghamburkan uang. Operasi ini kampanye,” ungkapnya.

Walaupun begitu, Presiden Prabowo menilai perbedaan pandangan adalah hal biasa dalam demokrasi. 

Namun, ia menekankan bahwa menyerang program yang menyasar masyarakat rentan merupakan hal yang memprihatinkan.

“Sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya, sungguh menyedihkan bagi saya,” tuturnya.

Presiden Prabowo mengatakan, jika program MBG dengan upaya serius pemerintah menekan angka stunting. Ia menerangkan, bahwa stunting terjadi akibat kekurangan gizi yang berdampak pada perkembangan sel tubuh, termasuk otak dan tulang.

“Stunting itu adalah kurang gizi. Kurang gizi mengakibatkan sel-sel kita tidak bisa berkembang dengan baik,” jelasnya.

Ia menyebut sekitar 25 persen anak Indonesia masih terdampak stunting. Kondisi ini, menurutnya, tidak bisa diselesaikan hanya melalui wacana atau program administratif tanpa tindakan konkret.

“Kita tidak bisa hanya dengan teori. Tidak bisa hanya dengan kata-kata. Satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah,” ujarnya.

Intervensi tersebut, lanjutnya, menyasar anak-anak, ibu hamil, hingga kelompok lanjut usia yang tidak berdaya.

Saat ini, lebih dari 75 negara telah menerapkan kebijakan serupa. Indonesia, kata dia, bukan yang pertama, melainkan mengikuti praktik yang sudah teruji di berbagai belahan dunia.

Dikesempatan tersebut, Presiden Prabowo mencontohkan India yang menjalankan program makanan gratis untuk ratusan juta penduduknya selama lebih dari satu dekade.

“India berani memberi makan gratis untuk 800 juta rakyat mereka. Dan sudah berjalan 10 tahun lebih,” katanya lagi.

Pengalaman negara lain itu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam merancang kebijakan MBG agar berkelanjutan dan berdampak luas.

Terlepas dari pro dan kontra, Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat.

“Saya yakin waktu itu saya berada di jalan yang benar. Saya yakin tujuan kita benar dan baik,” tandasnya.

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balita Jalan Mengangkang, Normal atau Perlu Khawatir?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Ungkap Pencurian Logam Mulia di Rumah Pedagang Emas, Pelaku Pantau Status Medsos Korban
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Bukber Halal Spesial Ramadan, Tamu Berkesempatan Menang Umroh
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Korlantas Siapkan Strategi Antisipasi Kepadatan Mudik Lebaran 2026, Fokus Tol Trans-Jawa hingga Merak–Bakauheni
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Prabowo Instruksikan KSP Rekam Kritik Program MBG
• 14 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.