Cegah Kemacetan Mudik Lebaran, Pemudik Diimbau Hindari Perjalanan di Jam 7-10 Pagi

narasi.tv
9 jam lalu
Cover Berita

Mudik Lebaran adalah tradisi yang sangat penting di Indonesia, di mana banyak orang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Namun, perjalanan ini sering kali dihadapkan dengan kemacetan, terutama pada waktu-waktu tertentu.

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi sekitar H-3 sebelum Lebaran, di mana jutaan orang berbondong-bondong meninggalkan kota. Selain itu, Lalu lintas balik juga mengalami lonjakan besar pada H+5 setelah Lebaran, saat banyak orang kembali ke tempat asal mereka.

Untuk meminimalkan kemacetan, pihak Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk menghindari keberangkatan pada waktu pagi antara pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Ini adalah waktu di mana jalan tol penuh sesak.

"Ini kami imbau kepada masyarakat untuk bisa menghindari waktu puncak tersebut dan juga waktu favorit biasanya dari jam 07.00 sampai 10.00 pagi, ini khusus untuk di jalan tol ya," Corporate Communication & Community Development Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, usai kegiatan Mudik Roundtable 2026 di Kantor Google Jakarta bersama Google Indonesia dan Korlantas Polri, dilansir dari Kumparan pada Jumat (13/2).

Sebagai langkah alternatif, pemudik disarankan untuk merencanakan keberangkatan di luar jam-jam sibuk tersebut, seperti sebelum subuh atau selepas jam makan malam.

Selain itu, Lisye juga mengimbau pemudik untuk merencanakan rute perjalanan dan waktu mudik dengan matang.

"Ini bisa merencanakan rute perjalanannya dan waktunya juga ya supaya menghindari bersamaan menumpuk di satu waktu," ujarnya.

Strategi Merencanakan Perjalanan Mudik Pentingnya perencanaan rute perjalanan

Rencana perjalanan yang matang sangat penting untuk menghindari kemacetan saat mudik. Pemudik perlu mempertimbangkan waktu dan rute yang akan dilalui. Mencari alternatif rute dapat memberikan fleksibilitas jika jalan yang dipilih mengalami kemacetan. Selain itu, informasi dari aplikasi navigasi yang akurat dapat membantu pemudik dalam memilih rute terbaik sebelum berangkat.

Menggunakan aplikasi untuk navigasi

Dengan kemajuan teknologi, penggunaan aplikasi navigasi seperti Google Maps sangat dianjurkan. Aplikasi ini memungkinkan pemudik untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan menemukan jalur alternatif jika jalan utama macet. Beberapa aplikasi juga menyediakan informasi tentang lokasi-lokasi yang rawan macet, sehingga pemudik bisa merencanakan perjalanan lebih efisien.

Memilih moda transportasi yang tepat

Selain itu, pemudik juga perlu mempertimbangkan moda transportasi yang akan digunakan. Menggunakan transportasi umum seperti bus atau kereta dapat menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi. Selain membuat perjalanan lebih nyaman, moda transportasi publik juga cenderung lebih efisien dalam mengurangi jumlah kendaraan di jalan.

Tips untuk Menghindari Kemacetan di Jalan Memantau kondisi lalu lintas secara real-time

Selama perjalanan, penting untuk selalu memantau kondisi lalu lintas. Melalui media sosial atau aplikasi berita, pemudik dapat mendapatkan informasi terbaru mengenai perjalanan serta kondisi jalan yang akan dilalui.

Mengetahui jalur alternatif yang aman

Mengetahui jalur alternatif yang aman juga menjadi hal krusial untuk menghindari kemacetan. Jika jalan utama mengalami macet, pemudik harus siap untuk beralih ke rute lain. Namun, mereka harus memastikan bahwa jalur alternatif tersebut dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui.

Mengikuti informasi dari pihak berwenang

Mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang juga sangat penting. Pemudik sebaiknya memantau berita mengenai rekayasa lalu lintas, termasuk pemadaman jalan atau penutupan sementara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Genjot Govtech di RI, Luhut Usul ke Prabowo Pakai Telkom Saja!
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
VASA Hotel Surabaya Sajikan 150+ Menu Ramadan “Treasures of the Silk Road”, Angkat Cita Rasa Lintas Budaya
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Suara Surabaya Academy: Bedah Akun Bikin Melek Apa yang Bagus Dipajang di Media Sosial
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Debitur UMi Solo Baru 25 Ribu, Wamenkeu: Terlalu Kecil untuk Kota Seukuran Ini
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Sidang Tuntutan Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Diduga Rugikan Negara Rp285,1 T!
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.