Danantara Umumkan Pemenang Tender WTE Batch I Akhir Februari 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – BPI Danantara telah memulai proses tender proyek waste to energy (WTE) batch I sejak November 2025 dan pemenangnya bakal diumumkan pada kuartal I/2026.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan hasil pemenang tender akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Kita akan umumkan pemenangnya, kita akan rapatkan dahulu. Tentatively akhir Februari ini," kata Rosan dalam Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).

Dalam tender batch I ini, terdapat 24 perusahaan global yang telah melewati proses Daftar Penyedia Terseleksi (DPT). Perusahaan-perusahaan ini nantinya harus membuat konsorsium melibatkan perusahaan lokal, baik swasta, BUMN atau BUMD.

Tender proyek WTE batch I ini berlangsung di empat kota, yaitu Bogor, Bekasi, Denpasar, dan Yogyakarta.

Rosan menjelaskan untuk batch II tender akan dilakukan di tujuh kota. Sebelum tender dibuka, Kementerian Koordinator Bidang Pangan akan menyortir lokasi kota yang paling siap, dinilai dari fasilitas infrastruktur hingga ketersediaan sampah.

"Baru diberikan ke kami untuk tender terbuka. Jadi kurang lebih batch kedua akan dimulai pada Maret, mungkin pertengahan atau akhir, setelah kami konsultasi dengan Menko Pangan," kata Rosan.

Baca Juga : Prabowo Tantang Bos Danantara Cetak Return on Asset 7%

Dalam penyelenggaraan proyek WTE ini, Rosan mengatakan Danantara telah melakukan study banding langsung ke negara-negara yang telah memulai proyek pengolahan limbah menjadi listrik. Di sana, proyek WTE sebagian besar terletak di kawasan perumahan. 

Dari sana, Rosan menilai proyek WTE bukan hanya dilihat dari sisi ekonomisnya saja, namun nilai tambah yang dihasilkan cukup luas, mulai dari lingkungan sampai kesehatan. Apalagi, negara Indonesia menghasilkan 60 juta ton sampah per tahun yang 87% masih dikelola atau hanya dibakar secara ilegal.

"Ini yang kita ingin ciptakan, sehingga sampah yang sudah berlalu bisa diserap dengan teknologi ini. Sehingga program WTE punya dampak positif tidak hanya dari energinya, tapi sampai lingkungan dan kesehatan," pungkasnya.

Baca Juga : Susul Fitch, Danantara dalam Proses Pemeringkatan oleh Moody's dan S&P

Sebelumnya, Managing Director Investment Danantara Investment Management Stefanus Ade Hadiwidjaja menjelaskan bahwa dalam mekanisme submit penawaran tender peserta, konsorsium dibebaskan untuk memilih lokasi proyek WTE.  

Di sisi lain, Danantara akan melakukan penilaian dan pemetaan untuk memastikan pemerataan kesempatan kepada semua konsorsium yang mengajukan penawaran. 

"Tapi tidak dibatasi. Bisa ikut cuma satu kota saja, kalau tertariknya cuma di satu kota, Bogor misalnya, tidak apa-apa juga. Kalau tertarik empat atau tujuh [kota], dan mudah-mudahan ini semua bisa berjalan sampai 30 [kota] lebih, juga tidak apa-apa," ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Adapun, salah satu perusahaan terbuka asal Indonesia yang mengikuti tender WTE Danantara batch I adalah PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA). Dalam mengikuti tender proyek tersebut, OASA telah menandatangani head of agreement dengan BUMN asal China, Grandblue Environment Co., Ltd. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah Pemudik di Lebaran 2026 Diramal Tembus Nyaris 144 Juta Orang
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Merasa Difitnah, Tangis Ammar Zoni Pecah di Pelukan Kekasih
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Transfer Liverpool: The Reds Incar Christian Pulisic dari AC Milan
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Polri Bangun 1.179 SPPG di Seluruh Indonesia, Kantongi Sertifikasi Halal dan Uji Lab
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Dari Jeans Bekas ke Pameran Nasional, Cerita Erna Merajut Asa Bersama PNM Mekaar
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.