Grid.ID - Bocah asal Bandung juara Olimpiade Sains di Amerika kini menjadi sorotan. Dedi Mulyadi langsung beri hadiah untuk Natael Wiraatmaja.
Beberapa waktu lalu, sosok Natael Wiraatmaja bocah asal Bandung juara olimpiade sains di Amerika Serikat menjadi sorotan publik. Meski baru berusia 8 tahun, Natael telah mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional melalui ajang olimpiade sains tersebut.
Terbaru, Bocah asal Bandung juara Olimpiade Sains di Amerika. Dedi Mulyadi langsung beri hadiah untuk Natael Wiraatmaja.
Beberapa waktu lalu, Natael Wiraatmaja bersama kedua orang tuanya mendapat undangan dari Dedi Mulyadi untuk berkunjung ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang. Dedi menyambut bocah berprestasi itu dengan rasa bangga dan penuh kehangatan.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi terlebih dahulu meminta Natael menceritakan kisahnya saat mengikuti hingga meraih prestasi di ajang olimpiade sains. Sebagai informasi, Natael Wiraatmaja sukses meraih posisi Juara 2 Dunia (Top 2 World) dalam Grand Final Neo Science Olympiad 2025 yang digelar di Orlando, Amerika Serikat.
Ia menempuh perjalanan udara selama berjam-jam ke Negeri Paman Sam demi mengikuti kompetisi sains bertaraf internasional tersebut.
Walau masih berstatus siswa sekolah dasar, Natael sudah menunjukkan minat mendalam di bidang biologi. Ketertarikannya itu selaras dengan cita-citanya untuk menjadi seorang ahli biologi.
“Aku ingin jadi peneliti ahli biologi,” ujar Natanael Wiraatmaja, dikutip dari tayangan di kanal Youtube Dedi Mulyadi.
Menanggapi impian tersebut, Gubernur Jawa Barat itu memberikan pesan agar kelak Natanael dapat memberi manfaat bagi Indonesia. Ia berharap suatu hari nanti Natael mampu membantu para petani dengan menciptakan pupuk organik berkualitas guna memulihkan kondisi tanah yang rusak akibat penggunaan bahan kimia.
Dedi juga menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak peneliti unggul agar tidak terus bergantung pada produk dari luar negeri.
Hadiah dari Gubernur Jawa Barat
Atas prestasinya di usia muda, Natael menerima apresiasi dari Dedi Mulyadi.
Menariknya, ketika ditanya mengenai hadiah yang diinginkan, Natael menyampaikan permintaan yang cukup unik. Alih-alih memilih gadget, mainan mahal, atau uang, ia justru mengaku ingin memelihara buaya.
“Dari dulu pengin pelihara buaya, tapi enggak pernah boleh sama Mama,” ujar Natael polos, hingga membuat Dedi Mulyadi tertawa.
Kecerdasan Natael di bidang sains ternyata sejalan dengan hobinya yang menyukai alam serta satwa. Di rumahnya, ia diketahui memelihara sejumlah reptil seperti kadal dan iguana, tentu dengan pengawasan orang tuanya.
Meski demikian, Dedi Mulyadi memilih memberikan hadiah berbeda untuk bocah asal Bandung tersebut. Pria yang kerap disapa KDM itu memberikan bantuan dana yang disebutnya sebagai “hadiah nasional dan internasional” untuk ditabung sebagai bekal pendidikan Natanael di masa mendatang.
Selain itu, Dedi juga mengusulkan agar pihak sekolah memberikan program percepatan belajar (akselerasi) mengingat kemampuan akademik Natanael melampaui rata-rata anak seusianya.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat dan negara-negara maju dapat berkembang pesat karena memiliki banyak peneliti hebat. Dengan hadirnya sosok Natael sebagai anak berprestasi dari Bandung, diharapkan ia dapat menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anak-anak di Jawa Barat.
“Amerika dan negara-negara besar maju karena mereka memiliki banyak peneliti. Saya ingin motivasi ini sampai ke anak-anak di Jawa Barat dan Indonesia, agar pikiran mereka terarah pada dunia penelitian,” papar Dedi Mulyadi. (*)
Artikel Asli




