FAJAR, MAKASSAR – Kedekatan emosional antara pemain PSM Makassar, Yuran Fernandes, dengan suporter kembali tergambar jelas dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PSM Makassar, Kamis (12 Februari 2026).
Dalam sesi talkshow bertema “The Pride of Sulsel” yang digelar di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Yuran tampil sebagai figur yang paling menyedot perhatian sivitas akademika. Ia mengungkapkan rasa syukur bisa membela klub dengan dukungan yang begitu kuat dari masyarakat Sulawesi Selatan.
“Saya merasakan kedekatan emosional yang luar biasa bersama suporter. Dukungan mereka membuat saya semakin bangga mengenakan jersey PSM,” ujar kapten tim tersebut di hadapan sekitar 250 peserta.
Kegiatan ini sekaligus menjadi saksi penandatanganan MoU antara Unhas dan PSM Makassar. Rektor Unhas diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan, Abdullah Sanusi, Ph.D., yang menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis menghadirkan sinergi nyata antara kampus dan industri olahraga profesional.
Selain penandatanganan, simbol kemitraan ditandai dengan penyerahan jersey resmi PSM Makassar kepada Rektor Unhas. Namun, sorotan peserta tetap tertuju pada Yuran yang dianggap sebagai representasi semangat The Pride of Sulsel.
Inspirasi bagi Mahasiswa
Dalam talkshow, Yuran berbagi pengalaman tentang dinamika tim profesional dan bagaimana dukungan suporter menjadi energi besar bagi dirinya dan rekan-rekan setim. Kehadirannya memberi inspirasi bagi mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan seputar perjalanan karier dan tantangan membela klub tertua di Indonesia.
Kiper Hilmansyah turut menambahkan pandangannya, namun atmosfer ruangan kembali riuh ketika Yuran menekankan pentingnya kebersamaan antara pemain, suporter, dan masyarakat.
Direktur Operasional PSM Makassar, Rafiuddin Razak, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Unhas bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga dampak sosial. Yuran Fernandes menjadi simbol nyata dari semangat tersebut—pemain yang bukan hanya membela klub, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat dan dunia pendidikan.
Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menunjukkan bahwa figur Yuran Fernandes telah menjadi jembatan emosional antara PSM Makassar dan sivitas akademika Unhas. MoU ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi sinergi jangka panjang, dengan Yuran sebagai ikon kebanggaan Sulsel di panggung nasional maupun internasional. (*/)





