Canberra: Australia mengumumkan bahwa Ramadan 1447H atau tahun 2026 akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini dikonfirmasi oleh Dewan Fatwa Australia berdasarkan hasil perhitungan astronomi.
Mengutip Gulf News, Mufti Besar Australia, Dr Ibrahim Abu Mohamad, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui konsultasi dengan dewan terkait.
Ia menyebutkan bahwa di Sydney dan Perth, bulan baru untuk Ramadan muncul setelah matahari terbenam pada Selasa, 17 Februari, sehingga tidak memungkinkan bulan suci dimulai pada malam tersebut.
Dengan demikian, malam pertama Ramadan serta pelaksanaan salat Tarawih akan dimulai pada Rabu, 18 Februari, setelah salat Isya.
Dr Abu Mohamad juga mengimbau umat Muslim agar menghormati perbedaan pandangan ulama, menjaga persatuan, serta mendoakan perdamaian dan keamanan bagi masyarakat dunia, terutama mereka yang tengah menghadapi kesulitan, khususnya di Gaza.
Australian National Imams Council (ANIC) umumnya menetapkan tanggal Ramadan setelah meninjau laporan rukyat lokal.
Meski demikian, komunitas Muslim biasanya mulai menyusun rencana berdasarkan perkiraan yang ada sambil tetap menunggu konfirmasi resmi. Perhitungan astronomi memberikan gambaran kuat, namun keputusan final tetap bergantung pada hasil pengamatan hilal setempat.
Menjelang Ramadan, umat dianjurkan melakukan berbagai persiapan, antara lain:
- Kesiapan spiritual, dengan memperbarui niat dan merencanakan ibadah.
- Penyesuaian rutinitas kerja dan kehidupan keluarga, agar ibadah puasa berjalan seimbang.
- Perencanaan zakat dan zakat fitrah, melalui lembaga yang terpercaya.
Persiapan sejak dini diharapkan membantu individu, keluarga, dan masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih khusyuk, terarah, dan bermakna.
Baca juga: Ramadan 2026 Berapa Hari Lagi? Cek Jadwal Awal Puasa di Sini



