Kerja dengan Cara WFA Jelang dan Usai Lebaran 2026 Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, menilai kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 2026 dapat menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

"Kebijakan menerapkan WFA sebelum dan setelah Idul Fitri bagi ASN dan pekerja swasta merupakan peluang dalam menggerakkan ekosistem kepariwisataan," kata Siti dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga :
Menjawab Kebutuhan SDM di Sektor Pariwisata
Tren Pariwisata Filipina di Kalangan Wisatawan Indonesia, 2026 Makin Banyak yang Liburan!

Menurutnya, potensi lonjakan kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran harus diantisipasi sejak dini. Pelaku usaha pariwisata, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), didorong mulai mempersiapkan diri, khususnya di sekitar destinasi wisata dan layanan transportasi lokal.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat setempat juga perlu dioptimalkan, seperti dalam pengelolaan lahan parkir, hotel, restoran, hingga fasilitas pendukung lainnya di kawasan wisata.

Siti juga menyoroti pentingnya penyesuaian target pembangunan pariwisata sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan.

"Dengan disahkannya UU Kepariwisataan, maka kita sudah harus mulai menggeser target jumlah wisatawan yang datang atau jumlah kunjungan menjadi target sektor-sektor ekonomi yang bergerak naik dengan kunjungan tersebut," katanya.

Ia menekankan bahwa fokus pembangunan pariwisata sebaiknya tidak lagi semata-mata mengejar jumlah kunjungan wisatawan, melainkan mengutamakan kualitas. Dengan pendekatan tersebut, wisatawan diharapkan tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang di destinasi yang dikunjungi.

Menurut Siti, pariwisata berkualitas akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan WFA diberlakukan pada 16 dan 17 Maret serta 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Karena Idul Fitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, para pekerja berpeluang menikmati masa libur panjang pada 18 hingga 24 Maret 2026.

Siti pun mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan kesiapan destinasi wisata di wilayah masing-masing dalam menghadapi potensi peningkatan kunjungan selama periode tersebut.

Pemda didorong untuk mengarahkan pengelola destinasi agar menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan, serta menjamin aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Fasilitas dasar seperti tempat sampah, toilet yang bersih, papan peringatan di area rawan, akses bagi penyandang disabilitas, hingga fasilitas untuk pengunjung yang membawa anak dan ibu menyusui, menurutnya, harus menjadi perhatian utama. (Sumber ANTARA)
 

Baca Juga :
Batam Tambah Destinasi Hiburan Berkonsep Aviasi yang Unik
Dikasih Nilai 50, Menpar: Subjektif Itu, Hasil Kerja Kami di 2025 Sangat Baik
Menpar Pamer Kunjungan Wisatawan Melonjak 2025, Lampaui Target Pemerintah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketimpangan Spasial dan Keadilan Antargenerasi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri ESDM Bahlil Mulai Kaji Larang Ekspor Timah Tahun Depan
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Keselamatan Lalu Lintas Ditekankan dalam Pengukuhan Guru Besar UI
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kata Calvin Verdonk soal Pemain Keturunan yang Berkarier di Super League
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Sinergi Nutrisi dan Stimulasi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.