Jakarta, tvOnenews.com - Insiden delay panjang kembali mencoreng layanan penerbangan. Kali ini, sorotan tertuju pada maskapai Super Air Jet setelah seorang bayi disebut tertinggal pesawat usai keterlambatan hingga lima jam dalam penerbangan rute Jakarta–Denpasar.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah orang tua sang bayi mengunggah sejumlah video yang memperlihatkan detik-detik kepanikan mereka. Bukan hanya soal delay, tetapi karena pesawat disebut terbang lebih dulu saat mereka tengah menunggu, sementara seluruh perlengkapan bayi—including susu—berada di bagasi yang sudah masuk pesawat.
Penerbangan Super Air Jet dengan nomor IU-742 rute Jakarta menuju Denpasar awalnya dijadwalkan berangkat siang hari. Namun pesawat mengalami keterlambatan sekitar lima jam.
Selama menunggu, para penumpang mengaku tidak mendapat kepastian informasi yang jelas. Orang tua bayi tersebut memilih menunggu di lounge setelah berjam-jam berada di ruang tunggu tanpa kejelasan.
Menurut pengakuan sang ayah dalam video yang beredar, boarding pass sempat dipegang petugas. Ia mengaku diminta menunggu istrinya. Namun saat kembali, pesawat sudah berangkat.
“Saya sudah nunggu 6 jam, tiba-tiba saya ditinggal 5 menit. Hanya menunggu istri saya. Boarding pass saya tadi dipegang. Saya disuruh panggil istri saya, tapi setelah saya sampai, mereka pergi,” ujarnya dalam video yang viral.
Pesawat pun terbang, sementara koper mereka—yang berisi botol susu dan persediaan susu bayi—sudah berada di bagasi.
Tangis Ibu Pecah, Bayi Hanya Minum Air PutihVideo lain memperlihatkan seorang ibu menangis sambil menggendong bayinya yang sudah mengantuk dan rewel karena ingin minum susu sebelum tidur.
“Cempaka cuma bisa minum air putih buat tidur. Malah air putihnya tinggal segini. Ya Allah. Waduh susunya nggak ada. Nggak apa-apa ya Nak ya? Bisa bobo ya? Udah ada susu ya?” ucap sang ibu dengan suara bergetar.
Karena tidak ada susu, orang tua bayi tersebut terpaksa memberikan air putih agar anaknya bisa tidur. Dalam video lanjutan, sang bayi terlihat meminum obat karena dalam kondisi kurang sehat.




