‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Awan gelap menyelimuti persiapan Persija Jakarta jelang duel panas menghadapi Bali United pada akhir pekan ini. Laga penting tersebut datang di saat yang kurang ideal bagi tim asal ibu kota.

Macan Kemayoran dipastikan tidak akan didampingi sosok sentral mereka di sisi lapangan. Sosok yang dimaksud adalah Mauricio Souza. Ketidakhadiran figur utama di area teknis jelas memengaruhi atmosfer tim sebelum pertandingan besar.

Mauricio Souza selaku pelatih kepala tidak bisa menjalankan tugasnya karena tersandung hukuman disiplin. Arsitek asal Brasil itu harus menepi akibat konsekuensi dari akumulasi kartu yang diterimanya.

Kondisi ini menjadi tantangan serius saat Persija harus melawat ke kandang Serdadu Tridatu. Bermain sebagai tim tamu saja sudah berat, apalagi tanpa komando langsung dari pelatih utama.

Pertandingan pekan ke-21 Super League 2025-2026 pun berubah menjadi ujian karakter bagi para pemain. Mental bertanding mereka akan benar-benar diuji di tengah tekanan situasi.

Duel tersebut bakal digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (15/2/2026). Stadion itu dikenal memiliki atmosfer yang sulit bagi tim tamu untuk mencuri poin.

Larangan mendampingi tim muncul setelah Souza kembali menerima kartu kuning di laga sebelumnya. Kartu tersebut menjadi akumulasi yang tak bisa dihindari.

Pertemuan kontra Arema FC menjadi titik di mana kartu kuning keempat musim ini ia dapatkan. Momen itu sekaligus memastikan dirinya harus absen di pertandingan berikutnya.

Regulasi kompetisi secara tegas mengatur konsekuensi atas akumulasi kartu bagi ofisial tim. Tanpa kompromi, aturan tersebut langsung diberlakukan setelah batas terpenuhi.

Kepastian sanksi itu merujuk pada ketentuan resmi yang ditetapkan operator liga profesional Indonesia. Seluruh klub wajib mematuhi aturan yang sudah disahkan sebelum musim berjalan.

Sanksi itu merujuk pada aturan resmi kompetisi Super League 2025/2026 yang tertuang dalam Bab XII Pasal 55 ayat (13). Pasal tersebut menjelaskan detail hukuman akumulasi kartu bagi ofisial.

"Ofisial yang mengumpulkan akumulasi 2 (dua) kartu kuning dalam 2 (dua) pertandingan yang berbeda selama berlangsungnya BRI Super League, tidak diperkenankan untuk mendampingi 1 (satu) kali pertandingan pada pertandingan berikutnya setelah akumulasi tersebut tercapai," tulis regulasi Super League.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Orang Basudara, Laboratorium Hidup Perdamaian di Bumi Rempah
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Marah-Marah: Ilusi Pelepasan Emosi dan "Kebisingan" dalam Komunikasi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Wamendagri berharap konflik Bupati-Wabup Jember selesai secara elegan
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
DPR minta pemerintah lebih transparan-akuntabel guna naikkan IPK
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Parpol yang Sudah Dukung Prabowo 2 Periode, Dinilai Cenderung Pragmatis
• 10 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.