DPR Ungkap Stok Beras Nasional Melimpah Jelang Ramadan, tapi Ada Satu Hal yang Bikin Was-was

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi IV DPR RI memastikan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam posisi yang sangat aman menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. 

Kepastian ini didapat setelah Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke gudang Perum Bulog di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (12/2).

Dalam peninjauan di Gudang Bulog Trihajo, Kulon Progo, Firman mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan pokok. 

Berdasarkan data terbaru, cadangan beras saat ini mencetak rekor baru yang belum pernah dicapai sebelumnya.

"Kami dari Komisi IV memberikan apresiasi kepada pemerintah. Sesuai laporan Menteri Pertanian dan Bulog, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,32 juta ton. Ini merupakan angka tertinggi dalam sejarah dan menjadi modal penting menghadapi kebutuhan menjelang Ramadhan dan Lebaran," ujar Firman dalam keterangan resminya, Sabtu (14/2).

Kondisi surplus ini diperkuat dengan estimasi total stok nasional yang mencapai angka 12,5 juta ton, yang dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi konsumsi rakyat Indonesia hingga beberapa bulan ke depan. 

Pencapaian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di atas 3 juta ton ini diraih tanpa bergantung pada impor besar-besaran, sebuah prestasi tertinggi sejak era kemerdekaan.

Namun, di tengah melimpahnya stok, Firman memberikan catatan merah terkait potensi gangguan distribusi. 

Ia memperingatkan pemerintah untuk waspada terhadap anomali cuaca ekstrem yang bisa memicu banjir dan menghambat pengiriman pangan.

"Yang perlu diantisipasi adalah kemungkinan anomali cuaca menjelang Ramadhan. Kalau terjadi banjir dan akses jalan terganggu, distribusi akan terhambat dan itu bisa mempengaruhi harga di lapangan," tegasnya.

Selain masalah jalur logistik, cuaca buruk juga dikhawatirkan dapat memicu gagal panen di beberapa sentra pertanian. Jika hal ini terjadi, penyerapan gabah petani oleh Bulog pasca-Lebaran bisa terhambat.

Meskipun hasil sidak di DIY menunjukkan kondisi gudang yang terisi penuh dan tanpa masalah krusial, Komisi IV DPR RI akan terus mengawal kebijakan pangan nasional. 

Fokus utamanya adalah memastikan bahwa distribusi tetap lancar sehingga harga beras di pasar tetap stabil hingga hari kemenangan tiba. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemensos Gandeng YLKI Selesaikan Aduan BPJS PBI
• 21 jam laludetik.com
thumb
5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 14 Februari 2026, Simak Syarat Perpanjangnya!
• 17 jam laludisway.id
thumb
Menguasai Teknik Prompting, Peserta SSA Bootcamp “Jago Ngonten with AI” Optimalkan Konten Digital
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Petugas Sita Puluhan Miras di Jaktim Jelang Ramadan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Taklukkan PSM di Parepare, Jan Olde Riekerink Soroti Beratnya Tur Tandang Dewa United
• 20 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.