Kemenhaj Integrasikan Siskohat dan Nusuk Arab Saudi, Percepat Proses Visa Haji

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengintegrasikan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan platform Nusuk milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. 

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenhaj Farosa menyampaikan bahwa integrasi ini dapat mempermudah proses yang berkaitan dengan data jemaah haji Tanah Air, seperti halnya visa.

“Dengan implementasi integrasi ini, proses pemvisaan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terukur karena data jemaah dikirim langsung dari sistem Siskohat ke Nusuk tanpa melalui proses manual,” kata Farosa dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).

Dia memaparkan, integrasi ini dilakukan untuk menyelaraskan dan memvalidasi data jemaah haji Indonesia dengan sistem layanan resmi pemerintah Arab Saudi.

Dengan demikian, hal ini disebut dapat meningkatkan akurasi data, memperkuat keamanan sistem, serta meningkatkan efisiensi layanan jemaah berbasis digital.

Farosa lantas menjelaskan bahwa proses integrasi dilaksanakan secara bertahap sejak Oktober 2025 melalui penjajakan teknis, pemetaan kebutuhan sistem, serta evaluasi keamanan siber.

Baca Juga

  • Selain Beras, Kemenhaj Dorong Ekspor Ikan untuk Jemaah Haji RI
  • Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun, Buat Apa?
  • Dapat Restu Bareskrim, Bulog Pakai Penggilingan Wilmar Olah Beras untuk Jemaah Haji

Tahapan integrasi meliputi pemenuhan persyaratan keamanan data, pertukaran sertifikat sistem, serta pengujian koneksi aman antar-sistem. Kedua sistem dinyatakan telah terhubung sejak Januari 2026.

Kemenhaj pun memastikan bahwa pengembangan sistem dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan data dan keamanan siber nasional.

“Pengamanan sistem dilakukan dengan memastikan data hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang, terlindungi selama proses pengiriman, serta tercatat secara akuntabel dalam sistem. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan keandalan data jemaah,” ujar Farosa.

Tak hanya terkait visa, dia menyebut bahwa Kemenhaj ke depan akan mengembangkan integrasi untuk mendukung pengelompokan dan pemaketan jemaah, persiapan kedatangan dan penerimaan di Arab Saudi, proses kepulangan, pengelolaan kontrak layanan, serta layanan umrah.

“Integrasi ini menjadi fondasi pengembangan layanan digital haji ke depan. Kami akan terus memperluas cakupan integrasi agar seluruh tahapan layanan jemaah terhubung dalam satu ekosistem data yang andal dan berkelanjutan,” pungkas Farosa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolres Beberkan Alasan Sebenarnya Bahar bin Smith Tak Ditahan Usai Aniaya Banser
• 12 jam lalukompas.com
thumb
500 Tahun Jakarta, Pramono Gelar Haul Ulama dan Pejuang Betawi
• 3 jam laluokezone.com
thumb
PT Pelita Air Service Rampungkan Reaktivasi Bandara Pinang Kampai Dumai
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Belum Naik Ring, Ryan Garcia Malah Kena Denda WBC Jelang Duel Lawan Mario Barrios
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Telah Laksanakan Gelar Perkara terkait Kasus yang Libatkan Eks Kapolres Bima Kota
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.