Kemlu Tegaskan Partisipasi RI di ISF Bukan Berarti Normalisasi Hubungan dengan Israel

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Indonesia selalu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Kemlu Tegaskan Partisipasi RI di ISF Bukan Berarti Normalisasi Hubungan dengan Israel. (Foto: Kemlu)

IDXChannel - Rencana partisipasi Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Forces (ISF) tidak bisa dimaknai sebagai bentuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan bahwa Indonesia selalu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga:
Kemlu Pulangkan 291 WNI Korban Sindikat Online Scam Myanmar, Begini Rinciannya

"Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara, sesuai hukum internasional dan parameter internasional yang telah disepakati," kata Kemlu dalam keterangannya, dikutip pada Sabtu (14/2/2025).

"Partisipasi dan kehadiran personel Indonesia dalam ISF tidak dimaknai sebagai pengakuan atau normalisasi hubungan politik dengan pihak mana pun," kata Kemlu.

Baca Juga:
Israel Gabung Board of Peace, Kemlu Tegaskan Prinsip RI untuk Perdamaian Palestina Tak Berubah

Sebelumnya, Indonesia dikabarkan menjadi salah satu negara yang kemungkinan berpartisipasi dalam Pasukan Perdamaian Internasional atau International Stability Forces (ISF) di Gaza yang merupakan wilayah Palestina.

"Ruang lingkup tugas personel Indonesia bersifat terbatas dan spesifik, sesuai mandat dan national caveats (syarat) tegas dan mengikat yang ditetapkan Pemerintah Indonesia dan disepakati dengan ISF," kata Kemlu.

Baca Juga:
Kemlu Jelaskan Kemungkinan Partisipasi RI dalam Pasukan Stabilisasi Gaza

Salah satu national caveats Indonesia yakni keikutsertaan Indonesia bukan untuk misi tempur dan bukan untuk misi demiliterisasi.

Selain itu, mandat Indonesia bersifat kemanusiaan, dengan fokus pada perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan dan kesehatan, rekonstruksi, serta pelatihan dan penguatan kapasitas Polisi Palestina.

"Indonesia akan mengakhiri partisipasi apabila pelaksanaan ISF menyimpang dari national caveats Indonesia atau tidak sejalan dengan kebijakan luar negeri Indonesia," kata Kemlu. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Fatmawati: Laporan PD ke Polda Murni Bisnis Bukan Politik
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Mantan Wasit Liga Italia Buka Suara soal Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Laga Inter Milan Kontra Juventus
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Update Transfer AC Milan: Kabar Baik untuk Rossoneri, Tomori Segera Susul Maignan Perpanjang Kontrak di San Siro
• 27 menit lalutvonenews.com
thumb
Jangankan Marc Marquez, Toprak Razgatlioglu Bahkan Merasa Tak Lebih Baik dari Pembalap Cadangan Ducati Jelang MotoGP 2026
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.