Pantau - Soekarno Run 2026 digelar dalam rangka HUT Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan diikuti 10.000 pelari dari berbagai kalangan di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Ajang tahunan bertema "Berlari untuk Indonesia" tersebut memadukan olahraga dan edukasi sejarah berbasis kecerdasan buatan.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto turut mengikuti kategori lari 10 kilometer.
“Hasto menyampaikan, “Ajang ini merupakan upaya membangun ikatan emosional dengan Bung Karno. Kami berharap para peserta meresapi ide dan pemikiran beliau serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya,”.
Ia menekankan kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga upaya membangun ikatan emosional dengan Sang Proklamator serta meresapi ide, pemikiran, dan gagasan Bung Karno.
Konsep acara menegaskan warisan Soekarno tidak hanya dikenang, tetapi dihidupkan dalam langkah generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Para pelari berkesempatan “bertemu” dengan sosok Bung Karno melalui teknologi imersif berbasis AI dan visual interaktif.
Dalam petikan pidato digitalnya, Bung Karno menyampaikan, “Saudara-saudara, setiap langkah kaki saudara adalah bentuk perjuangan. Perjuangan rakyat Indonesia yang pantang menyerah. Perjuangan dengan suatu gotong royong. Perjuangan dengan persatuan yang membara,”.
Ketua Panitia Soekarno Run Runniversary 2026 Muhammad Syaeful Mujab mengatakan, “Kami tidak hanya ingin menghadirkan even olahraga, tetapi juga pengalaman, di mana 10.000 pelari bisa merasakan semangat Bung Karno secara langsung. Teknologi digunakan sebagai jembatan agar nilai-nilai perjuangan tetap relevan bagi generasi hari ini,”.
Ia juga mengutip pernyataan Bung Karno, “Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia.”.
Selain kategori 10 kilometer, kegiatan juga mempertandingkan kategori 5 kilometer.
Tahun ini ditambahkan kategori pelajar dengan podium khusus sebagai bentuk afirmasi kepemimpinan muda.
Acara turut dihadiri Puti Guntur Soekarno serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Sejumlah fungsionaris PDIP juga hadir, antara lain Komarudin Watubun, Ganjar Pranowo, Yuke Yurike, Charles Honoris, My Esti Wijayati, dan Krisdayanti.




