jpnn.com - Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan informasi terkini kasus penembakan pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Karoway, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Brigjen Faizal, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa penyerangan yang disertai penembakan ke pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Karoway dilakukan oleh 20 anggota KKB.
BACA JUGA: Jenazah Kopilot Smart Aviation Korban KKB Dimakamkan di TPU Pondok Kelapa
KKB itu dilaporkan keluar dari penginapan yang ada di pinggir lapangan terbang dengan menembaki pesawat hingga menyebabkan penumpang dan kru pesawat lari keluar pesawat.
"Penembakan ke pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR itu terjadi saat pesawat hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (11/2)," kata Brigjen Faizal, Sabtu (15/2/2026).
BACA JUGA: AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Narkoba, Peran Aipda Dianita Agustina Ketahuan
Dia menyebutkan pelaku penyerangan adalah kelompok KKB Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak dari Yahukimo.
Dalam olah TKP juga terungkap di badan pesawat nahas itu terdapat 13 titik tembakan dan tim juga mencatat ada 23 penomoran.
BACA JUGA: Oknum Polisi Brigadir LR Tembak Warga di Waena, Begini Kejadiannya
Saksi juga mengungkapkan penembakan berawal saat pesawat Smart Air yang mendarat sekitar Rabu (11/2) pukul 10.30 WIT, di Lapangan Terbang Koroway Batu hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai.
"KKB tiba-tiba muncul dan menembaki saat pilot pesawat Smart Air sedang menghidupkan mesin sehingga penumpang dan kru turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri," kata Brigjen Faizal.
Menurut dia, KKB kemudian mengejar dan menembaki kedua kru pesawat hingga tewas dan jenazahnya saat ini sudah dimakamkan di kota masing-masing.
Para saksi, kata Brigjen Faizal, mengaku tidak mengenal para pelaku dan diduga bukan penduduk Korowai.
"Satgas Damai Cartenz saat ini melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku," katanya.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




