Bisnis.com, JAKARTA — Mayoritas nama yang menjadi pengurus lama PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) diketahui akan diusulkan kembali dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2026 mendatang di Menara BCA, Jakarta.
Di sisi lain, sejumlah nama lainnya tidak lagi tercantum dalam daftar calon Dewan Komisaris dan Direksi yang akan diusulkan dalam RUPST 2026. Sebagai gantinya, muncul satu nama yang diusulkan menjadi Direktur baru BBCA pada RUPTS mendatang.
Berdasarkan dokumen profil calon pengurus yang akan diusulkan dalam RUPST 2026, dari lima nama yang saat ini menjabat Dewan Komisaris BCA, sebanyak empat di antaranya kembali diusulkan.
Mereka adalah Jahja Setiaatmadja sebagai calon tunggal Presiden Komisaris, Tonny Kusnadi sebagai calon Komisaris, serta Raden Pardede dan Sumantri Slamet sebagai calon Komisaris Independen.
Sementara itu, satu nama yang saat ini masih tercatat sebagai Komisaris Independen, yakni Cyrillus Harinowo, tidak tercantum dalam daftar calon yang akan diusulkan dalam RUPST 2026.
Selanjutnya, pada jajaran direksi, nama-nama yang diusulkan kembali antara lain Hendra Lembong sebagai calon tunggal Presiden Direktur, Armand Wahyudi Hartono dan John Kosasih sebagai Wakil Presiden Direktur, serta Subur Tan, Lianawaty Suwono, Santoso, Vera Eve Lim, Haryanto Tiara Budiman, Frengky Chandra Kusuma, Antonius Widodo Mulyono, dan Hendra Tanumihardja sebagai Direktur.
Di sisi lain, terdapat nama baru yang diusulkan sebagai calon Direktur dalam RUPST 2026, yang tidak tercantum dalam susunan direksi saat ini, yakni David Formula.
Adapun, David Formula saat ini menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Group dan memiliki latar belakang kuat di bidang teknologi informasi serta transformasi digital.
Sebaliknya, terdapat satu nama dalam susunan direksi saat ini yang tidak tercantum dalam daftar calon pengurus yang akan diangkat kembali, yakni Rudy Susanto. Dengan tidak masuknya nama tersebut dalam daftar usulan, besar kemungkinan akan terjadi perubahan komposisi direksi setelah RUPST 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat tujuh agenda dalam RUPST BCA tahun ini, mulai dari persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan tahunan, persetujuan penggunaan laba bersih perseroan untuk dividen tunai, hingga penegasan berakhirnya masa jabatan, serta pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi baru perseroan.
Adapun, masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi BCA yang saat ini menjabat akan berakhir pada saat ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.
Sehubungan dengan hal tersebut, akan diusulkan kepada RUPS agar Rapat memutuskan penegasan berakhirnya masa jabatan serta mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Berikut susunan pengurus saat ini dan calon yang akan diusulkan dalam RUPST 2026 BCA:
Jajaran Dewan Komisaris
Susunan Saat Ini:
- Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja
- Komisaris: Tonny Kusnadi
- Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo
- Komisaris Independen: Raden Pardede
- Komisaris Independen: Sumantri Slamet
Calon yang Diusulkan di RUPST 2026:
- Calon Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja
- Calon Komisaris: Tonny Kusnadi
- Calon Komisaris Independen: Raden Pardede
- Calon Komisaris Independen: Sumantri Slamet
Catatan Perubahan:
Nama Cyrillus Harinowo tidak tercantum dalam daftar calon yang diusulkan kembali.
Jajaran Direksi
Susunan Saat Ini:
- Presiden Direktur: Hendra Lembong
- Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
- Wakil Presiden Direktur: John Kosasih
- Direktur: Subur Tan
- Direktur: Rudy Susanto
- Direktur (membawahkan fungsi Kepatuhan): Lianawaty Suwono
- Direktur: Santoso
- Direktur: Vera Eve Lim
- Direktur: Haryanto Tiara Budiman
- Direktur: Frengky Chandra Kusuma
- Direktur: Antonius Widodo Mulyono
- Direktur: Hendra Tanumihardja
Calon yang Diusulkan di RUPST 2026:
- Calon Presiden Direktur: Hendra Lembong
- Calon Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
- Calon Wakil Presiden Direktur: John Kosasih
- Calon Direktur: Subur Tan
- Calon Direktur (membawahkan fungsi Kepatuhan): Lianawaty Suwono
- Calon Direktur: Santoso
- Calon Direktur: Vera Eve Lim
- Calon Direktur: Haryanto Tiara Budiman
- Calon Direktur: Frengky Chandra Kusuma
- Calon Direktur: Antonius Widodo Mulyono
- Calon Direktur: Hendra Tanumihardja
- Calon Direktur (baru): David Formula
Catatan Perubahan:
Nama Rudy Susanto tidak tercantum dalam daftar calon yang diusulkan kembali. Di sisi lain, terdapat nama baru yang diusulkan menjadi Direktur, yakni David Formula.




