Bantul, tvOnenews.com – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dilantik pada Sabtu (14/2) siang. Dalam acara pelantikan yang digelar di Jogja Expo Center (JEC) itu, para pengurus diingatkan akan pentingnya peranan Kadin dalam menjaga ekosistem ekonomi DIY.
Mengusung tema “Memperkokoh Ketangguhan Ekonomi DIY”, acara pelantikan dan pengukuhan jajaran pengurus Kadin dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi. Sejumlah pejabat daerah tampak hadir dalam acara tersebut, di antaranya adalah Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indriyanti, Bupati Kulon Progo, Agung Setiawan, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, segenap jajaran Forkopimda DIY, serta unsur pimpinan instansi vertikal dan lembaga strategis DIY.
Dalam sambutannya, GKR Mangkubumi menegaskan bahwa tema acara pelantikan sangat relevan dengan situasi terkini. Pasalnya, dunia usaha saat ini sedang dihadapkan pada tantangan dinamika global, percepatan transformasi digital, perubahan iklim dunia usaha, juga tuntutan peningkatan daya saing. Walaupun begitu, menurutnya, DIY memiliki modal untuk menjaga dan meningkatkan ketangguhan ekonomi daerah.
“Saya meyakini bahwa DIY memiliki modal sosial, budaya, dan sumber daya manusia yang kuat. UMKM yang kreatif, industri pariwisata yang berdaya tarik tinggi, sektor pendidikan yang unggul, serta semangat gotong royong masyarakat menjadi pondasi utama ketangguhan ekonomi kita," tuturnya.
Lebih lanjut, Ketua Kadin DIY Periode 2025-2030 itu menyatakan bahwa tugas Kadin ke depan adalah memastikan seluruh potensi yang ada dapat terhubung menjadi satu dalam ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Hal ini penting untuk ditekankan mengingat Kadin merupakan mitra strategis pemerintah yang diharapkan mampu mendorong iklim usaha kondusif dan berkeadilan, memperkuat daya saing UMKM dan industri lokal, mengakselerasi transformasi digital, meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha, serta memperluas kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X menyampaikan bahwa setiap daerah di DIY tumbuh dengan keberagaman potensi yang menciptakan daya saing kolektif dan saling bertumpu. Sleman dengan keunggulan pendidikan dan teknologi, Bantul dengan industri kreatif dan manufaktur, Kulon Progo dengan konektivitas logistik dan peluang kawasan industri, Gunungkidul dengan kekuatan agro maritim dan pariwisata alam, serta Kota Yogyakarta dengan jasa, perdagangan, dan hospitality. Maka, Kadin Kabupaten/Kota bersama Kadin DIY seharusnya menjadi wadah yang menjalankan fungsinya sebagai fasilitator aktif dalam menghubungkan, menyelaraskan, dan mengarahkan integrasi sumber daya lintas aktor.




