Grid.ID – Kabar kurang menyenangkan kembali menerpa hafiz muda sekaligus pengusaha, Taqy Malik. Sosok yang dikenal sebagai influencer dakwah ini mendadak jadi buah bibir usai namanya terseret isu dugaan mark up atau penggelembungan harga mushaf Al-Quran untuk program wakaf yang dikelolanya.
Isu miring ini menyeruak ke publik setelah seorang fotografer yang berdomisili di Arab Saudi, Randy Permana, melontarkan sindiran pedas. Randy menyoroti harga program wakaf yang ditawarkan oleh pihak Taqy Malik dinilai tidak masuk akal jika dibandingkan dengan harga pasaran di Tanah Suci.
Diketahui, mushaf adalah naskah Al-Quran yang ditulis tangan, sedangkan wakaf merupakan sedekah jariah yang pahalanya terus mengalir untuk kepentingan umat.
Melalui unggahan media sosialnya, Randy mempertanyakan transparansi harga tersebut. Ia heran dengan harga mushaf yang melibatkan Taqy Malik.
“Selama ane 5 tahun bolak-balik di Saudi, gak pernah nemu harga mushaf/Quran di Mekah Madinah seharga 80 riyal (mau musim haji/Ramadan apapun kek). Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?” tulis Randy melalui akun Instagramnya @paparich666 pada Rabu (11/2/2026).
Tak ingin bola liar isu mark up ini semakin menggelinding panas, Taqy Malik akhirnya angkat bicara. Mantan suami Salmafina Sunan ini memilih menanggapi tudingan tersebut dengan kepala dingin.
Ia secara terbuka mengajak Randy Permana untuk melakukan tabayyun atau klarifikasi guna meluruskan simpang siur informasi yang beredar. Melalui pernyataan resminya pada Sabtu (14/2/2026), Taqy menantang pihak penuding untuk berdiskusi secara jantan dan transparan di hadapan publik.
“Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan di publikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggungjawab, terkait amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan,” tulis Taqy Malik dalam unggahannya yang Grid.ID kutip, Minggu (15/2/2026).
Terlepas dari kontroversi yang sedang memanas, siapa sebenarnya Taqy Malik?
Pemilik nama lengkap Ahmad Taqiyuddin Malik ini lahir di Banjarmasin pada 17 Juni 1997. Namanya mulai dikenal luas sebagai seorang penghafal Al-Quran (Hafiz). Bahkan, prestasi Taqy terbilang luar biasa. Ia dikabarkan telah berhasil menghafal 30 juz Al-Quran saat usianya masih menginjak 13 tahun.
Adapun kemampuan akademis dan agamanya membawa Taqy menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Latar belakang pendidikannya inilah yang membuat sosoknya kerap dijadikan panutan oleh generasi milenial dalam hal agama.
Mengenai kehidupan pribadi, Taqy Malik sempat menghebohkan publik pada tahun 2017 silam. Kala itu, ia menikahi putri pengacara kondang Sunan Kalijaga, Salmafina Sunan.
Sayangnya, pernikahan tersebut hanya seumur jagung. Keduanya memutuskan bercerai setelah tiga bulan membina rumah tangga.
Dikutip dari Tribunmedan.com, setelah menyandang status duda selama beberapa tahun, Taqy akhirnya menemukan pelabuhan hati yang baru. Pada Oktober 2020, ia resmi mempersunting Sherel Thalib.
Sherel sendiri diketahui merupakan seorang selebgram. Uniknya, perkenalan Taqy dan Sherel bermula dari Direct Message (DM) Instagram yang berujung ke pelaminan.
Selain berdakwah dan menjadi konten kreator, Taqy Malik dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses. Ia menjabat sebagai Founder sekaligus CEO dari Taqychan Group. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya, Taqy Malik berasal dari berbagai lini bisnis yang ia kelola di bawah naungan grup tersebut.
Di balik kesibukannya mengurus bisnis dan umat, pria berusia 29 tahun ini memiliki hobi traveling. Taqy kerap membagikan momen seru menjelajahi keindahan alam, baik di pelosok Indonesia maupun mancanegara, melalui akun Instagram pribadinya. (*)
Artikel Asli



