Liputan6.com, Jakarta - Seorang pelajar SMP tewas setelah dibacok saat tawuran antardua kelompok di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa 10, Februari 2026 kemarin.
Korban mengembuskan napas terakhir saat dirawat di RS Polri Kramat Jati, pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 09.15 WIB.
Advertisement
“Benar adanya aksi kekerasan fisik terhadap anak dan tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia," kata Wakasat Reskrim PPO-PPA Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).
Terkait kejadian ini, Satreskrim langsung bergerak memburu pelaku. Hasilnya, sekitar 16 remaja yang terekam dalam video tawuran sudah diamankan.
“Anak-anak yang ada di dalam rekaman video itu semua sudah kami amankan. Ada kurang lebih 16,” ujarnya.
Menurut Sri, proses hukum kini sudah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Penyidik mengerucutkan peran masing-masing remaja.
“Untuk terduga saat ini yang sudah mengerucut ada empat. Namun masih ada pendalaman kembali, mungkin akan bertambah,” katanya.




