Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Indonesia, Minggu (15/2), mulai dari BGN meminta SPPG memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B pada program MBG hingga efek kesehatan kronis dari insiden pencemaran Sungai Cisadane.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
BGN minta SPPG prioritaskan MBG untuk 3B sebelum sasar sekolah
Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum menyasar sekolah atau peserta didik.
Penegasan ini dinilai penting karena masih terdapat perbedaan pemahaman di lapangan, mengingat pada tahap awal pembangunan SPPG, terdapat mitra yang langsung menjalin kerja sama dengan sekolah, padahal, ketika dapur SPPG baru dibangun, sasaran pertama yang harus dipastikan adalah kelompok 3B.
Selengkapnya baca di sini.
Masyarakat Tapsel rayakan munggahan untuk sambut Ramadhan pascabencana
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 10 ekor sapi untuk masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) guna mendukung pelaksanaan tradisi munggahan yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Penyerahan sapi ini menjadi bukti bahwa kami peduli, zakat hadir untuk memberikan solusi, jalan keluar yang diberikan Allah untuk umat Islam. Zakat membantu yang susah dan menjadi sarana ibadah sosial bagi yang mampu," kata Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat melalui keterangan di Jakarta, Minggu (15/2).
Selengkapnya baca di sini.
BMKG: Waspadai hujan lebat pada 15-21 Februari karena Monsun Asia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026 seiring penguatan Monsun Asia.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/2), mengatakan bahwa hasil analisis menunjukkan aliran angin baratan yang cukup dominan akibat penguatan Monsun Asia mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
Selengkapnya baca di sini.
TNI rampungkan jembatan Armco di Tapanuli Selatan pulihkan akses warga
Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan merampungkan pembangunan jembatan Armco di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebagai pemulihan akses masyarakat setempat dari dampak bencana.
"Progres pengerjaan telah mencapai 100 persen, dan jembatan kini kembali dapat digunakan masyarakat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (15/2).
Selengkapnya baca di sini.
BRIN: Insiden Cisadane berisiko timbulkan efek kesehatan kronis
Periset dari Pusat Riset Limnologi dan Sumberdaya Air, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ignasius Sutapa mengingatkan bahwa insiden pencemaran Sungai Cisadane yang disebabkan oleh tumpahan zat kimia bisa berisiko menimbulkan efek kesehatan kronis.
Melalui keterangan di Jakarta, Minggu (15/2), Ignas menerangkan terdapat potensi bioakumulasi dan biomagnifikasi yang diakibatkan oleh perpindahan residu pestisida atau metabolit yang terakumulasi dalam jaringan organisme air, lalu berpindah ke predator tingkat lebih tinggi, termasuk manusia yang mengonsumsi ikan dari sungai tersebut.
Selengkapnya baca di sini.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
BGN minta SPPG prioritaskan MBG untuk 3B sebelum sasar sekolah
Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum menyasar sekolah atau peserta didik.
Penegasan ini dinilai penting karena masih terdapat perbedaan pemahaman di lapangan, mengingat pada tahap awal pembangunan SPPG, terdapat mitra yang langsung menjalin kerja sama dengan sekolah, padahal, ketika dapur SPPG baru dibangun, sasaran pertama yang harus dipastikan adalah kelompok 3B.
Selengkapnya baca di sini.
Masyarakat Tapsel rayakan munggahan untuk sambut Ramadhan pascabencana
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 10 ekor sapi untuk masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) guna mendukung pelaksanaan tradisi munggahan yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Penyerahan sapi ini menjadi bukti bahwa kami peduli, zakat hadir untuk memberikan solusi, jalan keluar yang diberikan Allah untuk umat Islam. Zakat membantu yang susah dan menjadi sarana ibadah sosial bagi yang mampu," kata Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat melalui keterangan di Jakarta, Minggu (15/2).
Selengkapnya baca di sini.
BMKG: Waspadai hujan lebat pada 15-21 Februari karena Monsun Asia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026 seiring penguatan Monsun Asia.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/2), mengatakan bahwa hasil analisis menunjukkan aliran angin baratan yang cukup dominan akibat penguatan Monsun Asia mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
Selengkapnya baca di sini.
TNI rampungkan jembatan Armco di Tapanuli Selatan pulihkan akses warga
Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan merampungkan pembangunan jembatan Armco di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebagai pemulihan akses masyarakat setempat dari dampak bencana.
"Progres pengerjaan telah mencapai 100 persen, dan jembatan kini kembali dapat digunakan masyarakat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (15/2).
Selengkapnya baca di sini.
BRIN: Insiden Cisadane berisiko timbulkan efek kesehatan kronis
Periset dari Pusat Riset Limnologi dan Sumberdaya Air, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ignasius Sutapa mengingatkan bahwa insiden pencemaran Sungai Cisadane yang disebabkan oleh tumpahan zat kimia bisa berisiko menimbulkan efek kesehatan kronis.
Melalui keterangan di Jakarta, Minggu (15/2), Ignas menerangkan terdapat potensi bioakumulasi dan biomagnifikasi yang diakibatkan oleh perpindahan residu pestisida atau metabolit yang terakumulasi dalam jaringan organisme air, lalu berpindah ke predator tingkat lebih tinggi, termasuk manusia yang mengonsumsi ikan dari sungai tersebut.
Selengkapnya baca di sini.





