Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), menilai, Kejaksaan Agung (Kejagung) cerdik dalam memilih strategi pemberantasan korupsi.

Hal ini memberi dampak langsung terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mereka maupun terhadap pemerintah Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Pemberantasan Korupsi oleh Kejaksaan Bikin Kepuasan Publik terhadap Presiden Melonjak

Hal ini disampaikan Hibnu terkait dengan hasil survei terbaru Indikator Politik. Dalam survei itu menemukan Kejagung masih menjadi lembaga hukum paling dipercaya publik dengan tingkat kepercayaan mencapai 80 persen.

Selain itu, kinerja penegakkan hukum Kejagung menjadi faktor penopang tingginya kepercayaan terhadap pemerintah.

Dikatakannya, Kejagung dalam menangani kejahatan bisa memilah hal yang bisa memberi dampak langsung terhadap masyarakat, seperti kasus timah, CPO, sawit.

“Hal ini yang memberi dampak langsung terhadap kepercayaan terhadap negara, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Hibnu.

Kejagung mampu memilih strategi yang tepat dalam pemberantasan korupsi. Mereka mengajar kasus korupsi besar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu, mereka tidak hanya mempidanakan pelaku, tetapi juga mengejar pengembalian kerugian negara.

“Negara itu sedang perlu uang banyak, sehingga aset-aset yang dirampok (koruptor) harus cepat bisa dirampas disita oleh negara. Saya kira itu poin tertinggi dalam pemberantasan korupsi saat ini,” ujarnya.

Hibnu mengatakan, dalam situasi transisi dimana ekonomi sulit, dan hal lain yang belum ideal maka hal yang dilakukan Presiden Prabowo adalah meletakkan penegakkan hukum yang kuat.

“Ini menunjukkan negara masih bisa mengayomi, melindungi masyarakat,” kata dia.

Dalam konteks ini, lanjut Hibnu, aparat penegak hukum bekerja keras. Jika tidak maka negara tidak aman.

“Aparat penegak hukum menjaga kamtibmas, maupun pemberantasan korupsi untuk menjaga eksistensi negara. Di sinilah negara hadir dalam menjaga kemakmuran rakyat,” kata dia.

Dalam situasi mencari pekerjaan sulit, harga mahal, bencana alam, dan sebagainya, kata Hibnu, Presiden Prabowo dengan mengandalkan penegakkan hukum yang baik, untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah. Terutama dalam kinerja pemberantasan korupsi oleh Kejagung. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Imlek, Harga Bitcoin (BTC) Minggu (15/2) Sore Menguat Jadi Segini
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ratusan Personel Polisi Amankan Perayaan Imlek di 17 Vihara Kota Bandung
• 14 menit lalumetrotvnews.com
thumb
”Long Weekend”, Warga Memilih Tidak ke Mana-mana
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Menaker Dorong Anggota Serikat Pekerja Punya Sertifikat Keahlian
• 19 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
KLH Gandeng MUI Tekan Sampah dari Hulu
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.