Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memimpin upacara peresmian sebuah distrik perumahan baru di ibu kota Pyongyang.
Hunian ini diperuntukkan bagi keluarga prajurit yang tewas dalam operasi militer di luar negeri. Informasi tersebut disampaikan media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) pada Senin, 16 Februari 2026.
Dalam pidatonya, Kim menyatakan kawasan hunian tersebut melambangkan “semangat dan pengorbanan” para prajurit yang gugur. Ia menambahkan rumah-rumah itu dibangun agar keluarga yang ditinggalkan dapat “bangga terhadap putra dan suami mereka serta hidup dengan bahagia.”
Mengutip AsiaOne, Senin, 16 Februari 2026, Kim juga mengatakan dirinya mendorong penyelesaian proyek itu “bahkan satu hari lebih cepat” dengan harapan dapat memberi “sedikit penghiburan” bagi keluarga para tentara.
Berdasarkan pakta pertahanan bersama dengan Rusia, pada 2024 Korea Utara mengirim sekitar 14.000 personel untuk bertempur bersama pasukan Rusia di Ukraina. Menurut sumber Korea Selatan, Ukraina, dan Barat, lebih dari 6.000 di antaranya dilaporkan tewas.
Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara juga menggelar sejumlah seremoni publik untuk menghormati korban perang, termasuk peresmian kompleks memorial baru di Pyongyang yang dihiasi patung-patung prajurit.
Peresmian distrik hunian tersebut berlangsung menjelang kongres kesembilan partai berkuasa, Workers' Party of Korea, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari. Forum itu diperkirakan menjadi ajang politik penting untuk menampilkan capaian pemerintahan Kim sekaligus menegaskan prioritas kebijakannya.




