Viral di media sosial aksi ibu-ibu menangkap terduga pelaku penipuan umrah di kawasan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Polisi turun tangan menyelidiki kasus tersebut.
Dilihat detikcom dalam video viral yang beredar, Senin (16/2/2026), kerumunan warga terlihat menghentikan mobil terduga pelaku berwarna merah. Sejumlah warga lantas mengepung mobil tersebut. Tak lama kemudian, terduga pelaku penipuan umrah itu diamankan menggunakan mobil layanan polisi 110.
Dalam video itu, dinarasikan bahwa korban telah menyetor uang sejak April 2025 dengan janji keberangkatan umrah pada Januari 2026. Namun korban tak kunjung diberangkatkan hingga saat ini.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan peristiwa ini terjadi pada Jumat (13/2), pukul 20.45 WIB. Kejar-kejaran dan penangkapan terduga pelaku terjadi di Jalan Kramat Raya No 6 Jakarta Pusat.
"Sekitar pukul 20.45 WIB, SPKT dan piket fungsi Polsek Senen yang dipimpin oleh Padal Aiptu Supriadi melakukan pengecekan info dari Binmas Kramat Aiptu Endro Cahyono dan aduan 110 polres bahwa ada pelapor telah mengamankan seseorang depan Mapolres lama Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, yang diduga terlapor perkara penipuan dan atau penggelapan," ujar Kompol Widodo.
Widodo mengatakan perkara itu ternyata sudah dilaporkan pada 3 Februari 2026. Terduga pelaku sebagai terlapor kini dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diperiksa lebih lanjut.
"Hasil penelusuran bahwa perkara itu sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat sesuai nomor LP. B/347/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAK PUS/POLDA METRO JAYA tanggal 3 Februari 2026 di Jl Sumur Batu Raya No 8 Kemayoran, Jakarta Pusat," ujar Widodo.
"Selanjutnya terduga terlapor berikut mobilnya diserahkan ke unit Kamneg Polres Metro Jakarta Pusat," ujarnya.
Dalam laporan polisi ini, ada dua pria yang menjadi terlapor yakni Jemmi Mokodompit dan Djuria Lasabuda. Sementara pelapor adalah Ade Peni Lita.
"Kerugian Rp 20 juta," ujar Kompol Widodo.
(mib/eva)





