Seorang anak perempuan berinisial SA, 13 tahun, warga Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Kamis malam. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Demak, Kamis 12 Februari 2026, malam. Korban berinisial SA, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, ditemukan ibunya dalam kondisi tergantung di pintu bagian dalam rumah.
Menurut warga sekitar mendengar teriakan histeris dari ibu korban. Saat didatangi, korban sudah dalam kondisi terbaring di lantai dan kemudian segera dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Baca juga: Motif Pembunuhan Siswi SMPN 26 Bandung Terungkap, Pelaku Sakit Hati Diputus Hubungan Pertemanan
Sementara itu polisi menemukan adanya tangkapan layar pesan WhatsApp korban yang diduga makian kasar dari ibunya. Terkait tangkapan layar pesan whatsat tersebut kasat reskrim polres demak, Iptu Anggah Mardwi Membenarkan adanya pesan tersebut. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait pesan whatsap tersebut sebagai pemicu korban bunuh diri.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil visum, korban diduga meninggal akibat mati lemas karena gangguan pernapasan. Karena tidak ditemukan unsur pidana, pihak kepolisian menghentikan penyelidikan dan menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Karangawen.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang dukungan dan pendampingan bagi keluarga yang tengah berduka.




