Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk terus memberikan pendampingan kepada seluruh buruh. Terutama terhadap kaum buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
Perintah ini disampaikan Jenderal Sigit saat memberikan sambutan dalam acara HUT ke-53 KSPI yang berlangsung di PT Victory Chinglu Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kapolri mengatakan, Polri melalui Desk Ketenagakerjaan terus berupaya memitigasi para buruh agar tak terkena PHK.
"Kita semua ingin bahwa apapun yang terjadi, tentu ini bisa kita mitigasi seminimal mungkin sehingga tidak berdampak kepada rekan-rekan buruh. Desk Ketenagakerjaan, tolong betul-betul diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi rekan-rekan buruh, khususnya yang berdampak PHK," ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya.
Tak hanya itu, Kapolri juga memerintahkan jajarannya untuk senantiasa memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal ketika para buruh sedang memperjuangkan hak-haknya. Jenderal Sigit menjelaskan, Polri berkomitmen untuk ikut menjaga iklim investasi.
"Kemudian juga mendampingi pada saat buruh memperjuangkan hak-haknya, dan kemudian upaya kita untuk terus bisa mendorong agar iklim investasi tetap tumbuh," kata Sigit.
"Sehingga kemudian juga ada ruang-ruang ataupun tempat kerja baru bagi teman-teman buruh yang berdampak. Ini menjadi salah satu yang terus kita lakukan," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini juga, Kapolri menyampaikan lagi komitmen Polri untuk memperjuangkan hak buruh. Komitmen Polri ini untuk mewujudkan kesejahteraan para buruh.
"Di hari ulang tahun yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan semua, perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan buruh yang sejahtera, tentunya ini menjadi perjuangan kita bersama. Oleh karena itu Polri tentunya akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua," terang Kapolri.
Kapolri mengatakan, pemerintah juga menginginkan hubungan industrial bisa berjalan dengan baik. Hubungan industrial yang kondusif itu diharapkan membuat operasional perusahaan terus bisa berjalan sehingga buruh-buruh yang bekerja juga bisa mendapatkan kesejahteraan.
"Dan ini tentunya menjadi harapan kita semua, oleh karena itu tentunya kita juga ingin mendorong agar iklim usaha, iklim investasi di Indonesia ini betul-betul bisa bertumbuh, sehingga kemudian juga ingin membuka lapangan pekerjaan yang seluas-seluasnya," ujarnya.
(kuf/jbr)





