Mensos: Akurasi Data Kunci Bansos dan PBI JKN Tepat Sasaran

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya akurasi data dalam memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Gus Ipul usai rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator PMK, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Direktur Utama BPJS Kesehatan di Kantor Kementerian PMK, Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.

“Data menjadi hal paling krusial agar bansos tepat sasaran. Kami berterima kasih kepada BPS yang terus menyajikan data hasil pemutakhiran yang semakin akurat berkat partisipasi daerah dan masyarakat,” ujar Gus Ipul.

Dalam menetapkan penerima manfaat, Gus Ipul menjelaskan Kemensos berpedoman pada data BPS serta usulan dari pemerintah daerah, khususnya untuk masyarakat pada desil 1 hingga desil 5. Data tersebut menjadi dasar penetapan penerima bansos reguler maupun PBI.

“Kementerian Sosial bertugas menetapkan penerima manfaat, yang kemudian diteruskan ke Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan,” katanya.

Untuk program PBI JKN, kata Gus Ipul, hasil penetapan dari Kemensos disampaikan kepada Kementerian Kesehatan sebelum diteruskan ke BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan kemudian bekerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk bekerja sama melayani para peserta BPJS Kesehatan khususnya dari PBI," sambungnya.

Gus Ipul menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat mekanisme pemutakhiran data sesuai arahan pemerintah agar semakin akurat.

"Nah untuk supaya data kita lebih akurat sesuai arahan pak Menko (Muhaimin) kita akan terus perkuat ya mekanisme-mekanismenya," jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses perbaikan data melalui berbagai saluran yang telah disediakan, seperti call center, layanan WhatsApp, maupun platform Cek Bansos.

“Kami akan segera tindak lanjuti di lapangan bersama BPS, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mencekam! Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK, Pelaku Masih Misterius
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Bulan Puasa di Jakarta, Pemprov DKI: Tidak Ada SOTR, Tidak Ada Lagi Sweeping Rumah Makan, Dilarang!
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kejagung Tegaskan Hoaks! Tak Ada Temuan Uang Rp920 Miliar di Rumah Pejabat Pajak Saat Penggeledahan
• 2 jam laludisway.id
thumb
Viral Pria Tempel Stiker QR Code Judi Online di Jaksel, Polisi Turun Tangan
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Krisis Pendidikan: Saat Influencer Media Sosial Menggeser Otoritas Guru
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.