Bisnis.com, JAKARTA — Emiten multifinance, PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) atau BFI Finance melaporkan hasil pemeringkatan tahunan dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Berdasarkan keterbukaan yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat lima hasil pemeringkatan tahunan yang didapatkan BFI Finance dari Fitch Ratings Indonesia pada 13 Februari 2026.
Pertama, untuk peringkat nasional jangka panjang ditetapkan AA-(idn) dengan outlook stabil. Kedua, peringkat nasional jangka pendek diafirmasi di F1+(idn). Ketiga, peringkat nasional jangka panjang di AA-(idn) untuk Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV dan V.
Peringkat keempat yang diberikan Fitch Ratings Indonesia adalah AA-(idn) untuk Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia sejumlah maksimum Rp6 triliun. Kelima, peringkat nasional jangka panjang di AA-(idn) untuk Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I dan II.
Dalam surat hasil pemeringkatan BFI Finance tersebut dijelaskan peringkat nasional kategori AA menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
“Risiko gagal bayar inheren hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut,” dikutip dari surat hasil pemeringkatan BFI Finance di keterbukaan BEI, Senin (16/2/2026).
Sementara itu, peringkat nasional jangka pendek F1 menunjukkan kapasitas terkuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara yang sama.
“Berdasarkan skala Peringkat Nasional dari Fitch, peringkat ini ditetapkan terhadap risiko gagal bayar terendah dibandingkan dengan yang lain di negara atau serikat moneter yang sama,” jelasnya.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru BFI Finance, total liabilitas perusahaan mencapai Rp14,53 triliun per September 2025. Nilai ini turun 2,67% year on year (YoY) dari Rp14,93 triliun.
Sementara itu, total ekuitas perusahaan sebesar Rp10,89 triliun atau tumbuh 6,97% YoY. Dengan demikian, total liabilitas dan ekuitas per kuartal III/2025 mencapai Rp25,42 triliun, naik 1,23% YoY.
Adapun, jumlah laba komprehensif periode berjalan BFI Finance per kuartal III/2025 tercatat sebesar Rp1,20 triliun. Angka tersebut naik 4,34% YoY dari Rp1,15 triliun.





