Frederic Kanoute, Ketika Iman Lebih Utama dari Karir

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Frederic Kanoute, pemain sepak bola Mali yang pernah bermain untuk Sevilla, dikenal sebagai salah satu pemain Muslim yang tidak ragu menunjukkan identitas keislamannya di lapangan hijau.

Salah satu contohnya adalah ketika ia menolak memakai kostum tim yang memasang sponsor rumah judi karena bertentangan dengan keyakinannya sebagai Muslim.

Kanoute memilih untuk memakai kostum berbeda dengan rekan-rekannya sebagai bentuk protes atas sponsor tersebut.

Keputusan ini menunjukkan komitmennya terhadap keyakinan agamanya dan keberaniannya untuk mempertahankan prinsip-prinsipnya di tengah tekanan dunia sepak bola profesional.

Kanoute juga dikenal karena kegiatan sosialnya, termasuk mendirikan masjid di Spanyol dan membantu komunitas Muslim di sana.

Pria yang kini berusia 48 tahun itu menjadi contoh inspiratif bagi banyak orang, terutama Muslim yang ingin mempertahankan identitas keislamannya di dunia olahraga.

Frederic Kanoute merupakan salah satu pemain besar dalam sejarah sepak bola Mali. Walau lahir di Prancis, dan sempat membela Prancis U-21, ia memilih membela timnas senior Mali.

Kanoute lahir di Prancis dari ibu Prancis dan ayah Mali. Latar belakang ini membawanya membela timnas Mali, meski lahir di Prancis dan sempat memperkuat Prancis U-21.

Karir profesionalnya dimulai di Lyon pada 1997. Tiga tahun kemudian, ia pindah ke West Ham, Inggris, berduet dengan Paolo Di Canio.

Setelah West Ham terdegradasi pada 2003, ia dibeli Tottenham seharga 3,5 juta pounds. Namun kurang bersinar di London Utara karena kalah bersaing dengan Robbie Keane dan Jermain Defoe.

Pada 2005, Kanoute pindah ke Sevilla seharga 6,5 juta pounds. Di sini, ia menemukan puncak karirnya, membawa Sevilla meraih dua gelar Liga Europa, Copa del Rey, Piala Super Eropa, dan Supercopa de Espana. Fans Sevilla sangat mencintainya, dan namanya masih diabadikan hingga kini.

Pemain yang namanya berkibar bersama Sevilla tersebut mencatatkan 39 caps dan mencetak 23 gol untuk timnas Mali. Kanoute pernah meraih gelar top skor Piala Afrika pada edisi 2004, sekaligus menjadi Pemain Terbaik Afrika 2004.

Kanoute pensiun sebagai pesepak bola profesional sejak 31 Desember 2013 lalu. Ia pernah memperkuat tim-tim besar di Liga Inggris dan Prancis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan 3 Pencuri Batik Tulis Rp 1,3 M di JCC
• 9 jam laludetik.com
thumb
Libur Panjang Imlek & Jelang Ramadan, Kawasan Asia Afrika Bandung Diserbu Pengunjung hingga Macet
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Siaga 1620 Februari
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Evaluasi dan Perbaiki Tata Kelola MBG dengan Audit dan Transparansi
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.