TANGERANG, KOMPAS.com - Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tepatnya di depan PT Victory Chingluh Indonesia, rusak parah.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (16/2/2026), jalanan tampak berlubang di sejumlah titik dan digenangi air berwarna coklat.
Ukuran dan kedalaman lubang-lubang tersebut bervariasi. Jarak antara satu lubang dengan lubang lainnya pun berdekatan.
Kondisi tersebut memaksa kendaraan yang melintas ekstra hati-hati lantaran berpotensi membahayakan pengendara yang lewat, terutama kendaraan roda dua.
Baca juga: Serangkaian Kecelakaan JakLingko dan Pencopotan Direktur Utama
Tidak hanya lubang, kerikil sisa pecahan dari aspal juga berserakan keluar dari lubang jalan. Kondisi itu rawan menyebabkan kendaraan tergelincir.
Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, mengatakan, ada empat orang tewas akibat kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, sepanjang Februari 2026.
Seluruh korban merupakan pengendara sepeda motor. Kondisi jalan yang rusak diduga menjadi salah satu pemicu kecelakaan tersebut.
"Yang ramai di masyarakat itu memang karena jalan rusak, memang kejadian yang terjadi dekat jalan rusak. Ada pun juga di situ ada faktor human eror," ujar Purbawa dalam keterangannya.
Ia memerinci, korban pertama adalah perempuan berinisial M (42) yang tewas setelah terlibat kecelakaan dengan dump truck.
Korban kedua, perempuan berinisial SM (21), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan dump truck pada Minggu (7/2/2026).
Selanjutnya, pada 11 Februari 2026, kecelakaan terjadi antara sepeda motor dan truk trailer. Dalam peristiwa tersebut, pengendara motor berjenis kelamin laki-laki berinisial ML (19) tewas di lokasi kejadian.
Adapun pada Jumat (13/2/2026), kecelakaan maut kembali terjadi. Seorang siswi berinisial CRA (18) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mixer truck.
Baca juga: Praktik Tambal Sulam Jalan Rusak di Jakarta, Solusi yang Belum Sentuh Akar Masalah
Purbawa mengatakan, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian penyelenggara jalan atas kejadian kecelakaan maut yang diduga dipicu kondisi jalan rusak.
“Kalau memang terkait jalan yang rusak, kita akan lakukan penyelidikan lagi mengenai adanya beberapa kejadian tersebut,” kata dia.
Menurut Purbawa, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga tengah berkoordinasi untuk memastikan kewenangan pengelolaan Jalan Raya Pasar Kemis.
“Saya coba koordinasikan dulu terkait kewenangan daripada jalan karena ada yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, provinsi, atau nasional,” jelas dia.
Polisi mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan tersebut, terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




