JAKARTA, DISWAY.ID-- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang hanya tinggal menghitung hari, Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta Kementerian Pertanian (Kementan) telah memastikan bahwa sejumlah komoditas pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 telah berada dalam kondisi aman.
Komoditas tersebut diketahui terdiri dari beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
BACA JUGA:Kejagung Tegaskan Hoaks! Tak Ada Temuan Uang Rp920 Miliar di Rumah Pejabat Pajak Saat Penggeledahan
BACA JUGA:Puasa Ramadan Mulai Kapan di Arab Saudi? Tanggal 18 Februari atau 19 Februari
Menurut Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Bapanas, Amran Sulaiman, surplus produksi tersebut dipercaya dapat menjadi bantalan kuat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
"Produksi kita tinggi, stok kita banyak. Yang swasembada pangan kita sudah sembilan, yang belum ada tiga. Nah, yang tiga (belum swasembada) ini pun stoknya banyak. Jadi tidak boleh ada main-main," tegas Amran kepada Disway dan media lainnya di Jakarta, pada Senin (16/02).
Di sisi lain, Amran juga turut mengungkapkan bahwa ketersediaan daging dan komoditas protein hewani lainnya juga berada pada level aman. Bahkan, dirinya menambahkan, sebagian telah memasuki pasar ekspor.
BACA JUGA:Arti Telapak Tangan Kiri Merasa Gatal, Benarkah Mau Dapat Uang?
BACA JUGA:Jadwal dan Sinopsis Bioskop Trans TV Libur Imlek 16-17 Februari 2026, Yuk Nonton Aksi Jackie Chan
"Daging ayam Harga Acuan Pembeliannya Rp 40.000, daging sapi Rp 140.000. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah," pungkas Amran.
Sementara itu untuk memastikan kebijakan harga berjalan efektif di lapangan, pemerintah juga turut memastikan pengawasan stok dan distribusi akan terus diperkuat.
Menurut Amran, pengawasan ini nantinya juga akan dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta Satgas Pangan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
"Kalau ada yang mencoba menaikkan harga, pemerintah bersama Satgas Pangan akan menindak tegas. Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, distributor utama, dan rantai pasok hulunya," tegasnya.
BACA JUGA:10 Rekomendasi Lagu Imlek Beserta Liriknya, Semarakkan Malam Tahun Kuda Api 2577 Kongzili!
BACA JUGA:Pilihan Staycation Murah Libur Imlek 2026, Menginap di OYO Ada Diskon 26%
- 1
- 2
- »





