VIVA –Masa depan Harry Maguire di Manchester United kembali menjadi sorotan. Bek tengah asal Inggris itu disebut mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya agar manajemen segera memberinya kontrak baru sebelum masa baktinya berakhir pada musim panas mendatang.
Sejumlah laporan media Inggris menyebut atmosfer di ruang ganti Old Trafford sangat berpihak kepada Maguire. Sosok yang sempat menjadi sasaran kritik keras publik itu kini justru dipandang sebagai figur penting dalam fase transisi tim. Perjalanan kariernya di MU memang tidak mulus. Ia pernah kehilangan ban kapten dan menghadapi tekanan besar akibat performa yang dianggap inkonsisten. Namun, respons Maguire terhadap situasi tersebut dinilai profesional: tetap bekerja keras dan perlahan mengembalikan kepercayaan.
Sumber internal klub yang dikutip media Inggris menggambarkan betapa kuatnya dukungan skuad terhadap bek berusia 32 tahun itu. Para pemain bahkan menilai akan menjadi keputusan keliru jika klub melepasnya secara gratis. Penilaian tersebut bukan hanya terkait kontribusi teknis di lapangan, tetapi juga perannya sebagai pemimpin informal di ruang ganti.
Dalam keseharian tim, Maguire dikenal vokal, disiplin, dan terbuka membimbing pemain muda. Bek muda seperti Leny Yoro maupun Ayden Heaven disebut banyak mendapatkan arahan langsung darinya, mulai dari posisi bertahan hingga adaptasi dengan tuntutan kompetisi elite Inggris. Di tengah proses regenerasi yang sedang berjalan, figur senior dengan pengalaman panjang di Premier League memang menjadi kebutuhan tak terelakkan.
Musim ini, grafik performa Maguire juga menunjukkan kebangkitan yang nyata. Ia tampil lebih konsisten dalam duel udara, tegas dalam intersep, serta menunjukkan peningkatan dalam membaca alur serangan lawan. Stabilitas tersebut membantu lini belakang MU lebih terorganisasi, terutama saat tim mengalami rotasi dan badai cedera di sektor pertahanan.
Situasi ini menempatkan manajemen MU pada persimpangan keputusan penting. Di satu sisi, klub tengah berupaya menyegarkan komposisi skuad dengan energi muda. Namun di sisi lain, melepas pemain berpengalaman yang kembali berada pada level performa tinggi berisiko mengganggu keseimbangan tim. Dukungan kolektif dari ruang ganti menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam pertimbangan strategis klub.





