Makanan-makanan Khas yang Selalu Ada saat Perayaan Imlek

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Imlek menjadi momen penuh suka cita yang sakral sekaligus meriah. Terutama saat acara makan spesial di hari Imlek, banyak hidangan khas yang disuguhkan saat kumpul bersama keluarga.

Deretan makanan tersebut bahkan bukan cuma asal disajikan saja, lho. Sajian makanan tertentu melambangkan doa dan harapan di tahun yang baru. Bahkan beberapa di antara makanan tersebut dipergunakan untuk sembahyang.

Apa saja, sih makanan khas Imlek yang umumnya tersaji di meja makan? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

1. Kue Keranjang

Kue keranjang atau nian gao merupakan makanan yang wajib ada disajikan baik saat sembahyang atau makan-makan keluarga. Dodol khas Tionghoa ini terbuat dari bahan utama tepung ketan dan gula aren.

Kepada kumparan, Hendro, perwakilan Klenteng Toa Se Bio mengatakan, tradisi menyantap kue keranjang saat Imlek sudah dilakukan turun-temurun. Teksturnya yang lengket melambangkan eratnya hubungan keluarga.

"Jadi nanti pada tanggal 17 (Februari) malamnya, itu kita ada makan kue keranjang bersama. Jadi, supaya kita ketemu sama keluarga, tali silaturahminya kuat biar nempel karena kan dodol itu kan lengket," kata Hendro saat berbincang dengan kumparanFOOD, Senin (15/2).

2. Manisan buah dan permen

Aneka manisan buah, permen, hingga kacang-kacangan biasanya juga menjadi hidangan saat Imlek. Umumnya, manisan akan disusun dalam wadah berbentuk persegi delapan atau disebut tray of togetherness. Pemilihan delapan dipercaya membawa "hoki" atau keberuntungan yang tak terputus bagi masyarakat Tionghoa.

3. Buah jeruk

Hendro turut menuturkan bahwa saat Imlek buah jeruk juga wajib ada. Warna cerah keemasan dengan rasa yang manis, melambangkan hidup yang manis dan penuh keberuntungan.

Di Indonesia, buah jeruk yang umum dikonsumsi jenis mandarin, ponkam, atau santang. Buah-buah ini disajikan masih bersama bantang dan daunnya. Jeruk yang masih utuh bersama daun dan batang, menggambarkan umur yang panjang dan kesuburan.

4. Ikan bandeng

Selanjutnya, adalah hidangan ikan bandeng. Dalam bahasa Mandarin, kata ikan (鱼/yú) memiliki bunyi yang mirip dengan kata melimpah atau berlebih (余/yú). Memasak ikan, khususnya ikan bandeng, dalam perayaan Imlek menggambarkan kelimpahan rezeki sepanjang tahun bagi seluruh keluarga.

5. Mi panjang umur

Tak kalah penting adalah sajian mi panjang umur. Panjangnya mi, bagi masyarakat Tionghoa melambangkan harapan umur yang panjang di tahun baru. Maka itu, saat menikmati mi kala Imlek, kita tidak boleh memotong atau harus memakannya secara langsung dan jangan sampai terputus.

Nah, kalau makanan khas Imlek ala keluarga kamu apa saja?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Canang Sari Jadi Simbol Bakti di Vihara Dharmayana Kuta, Bali
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pedoman Pembelajaran Selama Ramadan 2026 bagi Siswa SMA/SMK di Sulsel: Ada Pesantren Kilat, Belajar Daring hingga Try Out SNBT
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Gempa M4,3 Guncang Kuta Selatan Bali
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Analis Sebut Pasar Menunggu Realisasi Janji Reformasi Pasar Modal
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini
• 7 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.