Rezzy memiliki tujuh publikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus Q1. Selain itu, dia meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk Best Researcher Award 2025, masuk daftar Top 2% Researchers Worldwide (Stanford/Elsevier, 2025), serta memperoleh hibah riset internasional.
“Pencapaian ini adalah akumulasi dari proses panjang, kerja keras, kegagalan, dan pembelajaran sebagai peneliti. Lebih dari sekadar prestasi personal, capaian ini menjadi pengingat bahwa kerja ilmiah yang dilakukan secara konsisten dan jujur pada akhirnya akan menemukan ruang apresiasinya,” ujar Rezzy yang merupakan lulusan Program Studi Profesi Insinyur Sekolah Pascasarjana Unpad itu dikutip dari laman unpad.ac.id, Selasa, 17 Februari 2026.
Rezzy mengungkapkan seluruh riset yang ia lakukan berangkat dari satu benang merah, yakni penerapan data science dan kecerdasan buatan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Ia mengatakan konsistensi dalam riset dibangun melalui penyusunan roadmap penelitian yang jelas, fokus, dan relevan, serta dijaga dengan disiplin dan komitmen jangka panjang.
“Riset yang paling berkesan adalah riset yang mampu keluar dari ranah akademik dan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan atau praktik yang membawa perubahan positif di masyarakat,” kata peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu.
Dia mengakui pencapaian ini tidak lepas dari peran Unpad sebagai rumah akademik. Unpad telah menyediakan ruang tumbuh bagi ide, diskusi, dan kolaborasi yang mendukung perkembangan risetnya.
“Lingkungan akademik yang terbuka dan lintas disiplin di Unpad sangat membantu saya dalam mengembangkan riset berbasis data science yang memang membutuhkan perspektif multidisipliner,” papar Rezzy.
Rezzy mengatakan integritas dan konsistensi merupakan nilai yang ia anut selama menempuh pendidikan. Ia meyakini proses yang dijalani dengan jujur, disiplin, serta berorientasi pada dampak jangka panjang akan menghasilkan capaian bermakna dan berkelanjutan.
Dia berpesan kepada mahasiswa Unpad agar tidak merasa inferior karena potensi untuk bersaing di tingkat global sangat terbuka. Asalkan, disertai kemauan belajar, kerja keras, dan keberanian keluar dari zona nyaman.
“Mulailah dari riset atau karya yang relevan dengan persoalan nyata di sekitar kita, karena kontribusi global yang kuat selalu berakar dari pemahaman lokal yang mendalam,” pesan dia.
Baca Juga :
Unpad Buka Program PJJ Jenjang Magister, Ada Beasiswa Lho! Intip YukBerikut daftar publikasi dan penghargaan yang dimiliki Rezzy: Publikasi 1. Discover Sustainability (Q1) Integrating spatial data science and bayesian INLA modeling for waste generation assessment in Bali. Discover Sustainability 2. Journal of Healthcare Leadership (Q1) Artificial Intelligence in Cancer Oncology Through Comprehensive Bibliometric Mapping of Global Trends Impact and Conceptual Structures. 3. Journal of Multidisciplinary Healthcare (Q1) Big Data Analytics for Uncovering Voxel Connectivity Patterns in Attention Deficit Hyperactivity Disorder 4. International Journal of Applied Earth Observation and Geoinformation (Q1) Bayesian Network analysis of spatial disparities in child nutrition status and health determinants across Indonesia 5. Discover Sustainability (Q1) Using Kolmogorov–Arnold network and ResNet for marine protein mapping in support of the Prabowo–Gibran MBG program 6. Discover Sustainability (Q1) Revisiting connections of social, economic, and environmental factors on PM2.5 and NO2 concentrations regarding tuberculosis cases using Gaussian Bayesian 7. Discover Sustainability (Q1) Evaluating Internet Accessibility and Equity in Indonesia Using Integrated SUSENAS and OOKLA
Data Penghargaan
- Award Charter Elshinta Award 2025, Inspirational Youth for Indonesias Vision 2045
- International Professional Recognition through Invitation as a Keynote Speaker by the Muslim Council of Elders (Abu Dhabi) at the IBF 2025
- International Professional Recognition through Expert Contribution on AI-Driven SDGs Practices in Energy and Coastal Governance at a Multilateral South China Sea Policy
- Lindau Nobel Laureate Meetings
- Recognition for Strategic Contribution as Keynote Speaker on Generative AI in Manufacturing at the Governance, Risk, and Compliance Forum 2025 (GRC 2025)
- Best Researcher Award (Young Researcher Award 2025, under-40 category)
- Top 2% Researchers Worldwide in Artificial Intelligence & Image Processing (Stanford University/Elsevier, 2025)
- Invited Expert Speaker at the “Local Actions for Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation” Forum, Bangkok, Thailand, 20–24 October 2025
- Research Grant, granted USD.90.000 for multiyear, MOST Taiwan
- International academic cooperative research project Chaoyang University of Technology,Granted NTD 250.000 Keynote Speaker, The 5th Jakarta Economic Sustainability International Conference Agenda (JESICA) 2025
- Keynote Speaker at the International Conference on Applied Mathematics, Computational Science and Systems Engineering, Institut Henri Poincaré, Sorbonne Université
- International Media Recognition as Expert Speaker in Artificial Intelligence, NEO 2025
- Technical Program Committee member in the International Conference on Optimization and Data Science in Industrial Engineering (ODSIE 2025) held on 20-22 November 2025 in Istanbul, Turkey.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





