Pemerintah Prefektur Kagoshima, Jepang, berencana untuk memberikan tiket shinkansen gratis untuk turis asing yang berlibur ke Negeri Sakura. Hal ini dilakukan untuk mempromosikan pariwisata di prefektur tersebut yang masih kalah bersaing dengan prefektur lain.
Dilansir Japan Today, saat ini banyak turis asing yang menggunakan kereta shinkansen untuk menuju Kyoto, Osaka, Kobe, serta Hiroshima yang berada pada jalur Tokaido Shinkansen dan Sanyo Shinkansen.
Namun, jalur Sanyo Shinkansen yang berakhir di Stasiun Hakata di Fukuoka, memiliki jalur lanjutan yang lebih jauh ke Pulau Kyushu di barat daya Jepang, hingga ke Prefektur Kagoshima. Sayangnya, jalur kereta cepat ini sering diabaikan oleh banyak turis asing.
Melihat hal tersebut, Gubernur Kagoshima, Koichi Shiota, mengatakan bahwa pemerintah membuat rencana untuk meningkatkan pariwisata di prefektur tersebut. Apalagi, jumlah tamu hotel dari luar negeri di Kagoshima terus menurun dibandingkan dengan prefektur lain.
Untuk itu, Pemerintah Kagoshima akan menawarkan tiket shinkansen satu arah gratis dari Stasiun Hakata ke Stasiun Kagoshima Chuo, di Kota Kagoshima. Perjalanan sekitar 90 menit tersebut biasanya dibanderol sebesar 11.500 yen atau sekitar Rp 1,2 juta.
Awalnya, tiket tersedia untuk turis dari Korea, Taiwan, China, dan Hong Kong (empat negara atau wilayah yang memiliki atau pernah memiliki penerbangan langsung ke dan dari Bandara Kagoshima). Namun, rencana perluasan akan segera dilakukan dan menargetkan negara-negara, seperti Amerika Serikat, Thailand, serta lainnya.
Nantinya, biaya tiket shinkansen ini tidak akan sepenuhnya disubsidi oleh Pemerintah Prefektur Kyushu.
"Dengan menurunnya populasi lokal, pentingnya pariwisata semakin meningkat. Mencari cara untuk membawa orang ke Kagoshima, bahkan tanpa penerbangan langsung telah menjadi prioritas utama," ungkap Shiota.
Namun, hingga saat ini detail tentang cara mengajukan permohonan tiket belum tersedia dan akan diumumkan lebih lanjut.





